SATUKANAL.COM
Dinkopusmik Kabupaten Kediri Usulkan 11.422 Pelaku UMKM Untuk Dapat Program BPUM
ADVERTORIAL BERITA EKONOMI HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Dinkopusmik Kabupaten Kediri Usulkan 11.422 Pelaku UMKM Untuk Dapat Program BPUM

SATUKANAL, KEDIRIDinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri mengusulkan 11.422 pelaku UMKM untuk mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Kementrian Koperasi.

BPUM menjadi salah satu program Pemerintah, memberi Stimulus untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak Pandemi Covid-19.

Ibnu Imad, Sekertaris Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri mengatakan untuk pembukaan BPUM dilakukan selama dua gelombang. Pada gelombang pertama tanggal 24 – 28 Agustus 2020. Untuk yang kedua, dibuka selama dua tahap, yakni pada tanggal 3 – 4 dan tanggal 7 – 8 September 2020.

“Pada pendaftaran gelombang pertama sebanyak 2.097 pengusul. Untuk Gelombang kedua kita masukan dua kali, yakni sebanyak 6.840 dan 2.485 pengusul. Jadi total yang kita kirim sebanyak 11.422 usulan pelaku Usaha Mikro untuk mendapatkan bantuan produktif tersebut,” katanya.

Baca Juga :  Situs Tunglur Candi Peribadatan Kerajaan Kediri

Ibnu juga mengungkapkan, sesuai dengan petunjuk pelaksanaan, dinas di tingkat Kabupaten hanya sebagai lembaga pengusul dan sesudahnya adalah kewenangan dari Kementrian Koperasi.

“Manakala nanti bisa lolos, terukur dari kuota secara nasional apakah sudah terpenuhi atau belum. Tahap berikutnya Kementrian berkaitan dengan Bank penyalur, bukan lagi ke dinas. Selanjutnya Bank penyalur akan menyampaikan ke Masyarakat,” ungkapnya.

Ibnu juga menjelaskan untuk mekanisme data yang dikirim ke Kementrian Koperasi selanjutnya akan di Verifikasi.

“Begitu sudah kita usulkan di Kementrian, maka kementrian akan memverifikasi sendiri. Kemungkinan atas dasar NIK tersebut bisa terlihat. Dapat mengakses ke rekening, dan bisa juga mengetahui pinjaman Bank Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dimana telah menjadi salah satu persyaratan dalam pengajuan bantuan ini,” jelasnya.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Kediri Fasilitasi 4.138 Pemilih Disabilitas

Sebelumnya dalam persyaratan pengajuan BPUM ini harus melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Keterangan Usaha minimal dari Desa mengetahui Kecamatan, dan tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR), beberapa Surat Pernyataan bermaterai, serta fotocopy rekening Bank Terakhir, karena disitu juga disebutkan memililiki tabungan paling banyak Satu Juta.

Hingga pada hari ini, Senin (28/09/2020) masih ada warga berdatangan untuk mengajukan pendaftaran BPUM, meskipun sudah ditutup sejak 8 September 2020.

Pewarta : Anis Firmansyah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait