SATUKANAL.COM
Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Adakan Gerakan Serentak Buru Tikus Sawah
Foto : Petani Menunjukan Hasil Buruan tikus sawah
BERITA STRAIGHT NEWS

Dinas Pertanian Kabupaten Kediri Adakan Gerakan Serentak Buru Tikus Sawah

SATUKANAL, KEDIRI – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri lakukan gerakan serentak penanganan hama tikus di 19 Kecamatan, Kamis (13/2/2020).

Hama tikus menjadi fokus Dispertabun karena belakangan ini tikus menjadi momok bagi para petani di Kediri.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun di lapangan, ada 19 kecamatan dari 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Kediri yang menjadi sasaran tikus liar.

Dari 19 kecamatan tersebut setidaknya 410 hektar lahan pertanian alami kerusakan akibat serangan hama tikus.

“Hari ini kita lakukan gerakan serentak dalam membasmi hama tikus di lokasi 19 kecamatan Kabupaten Kediri yang menjadi lokasi terdampak. Caranya dengan menggunakan perangkap dan racun tikus yang sebelumnya telah di distribusikan Dispertabun kepada para petani secara gratis dan hari ini (13/2/2020), kita kembali lakukan gerakan pembasmian secara serentak,” kata Tri Retnani Yeni Astuti selaku Kabid Pengelolaan Pangan Dispertabun Kabupaten Kediri, saat ditemui di kawasan lahan pertanian Dusun Sobo, Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Baca Juga :  Tes CPNS Kediri Dimulai, Satu Formasi Jadi Rebutan 13 Pendaftar

Yeni juga mengatakan, banyaknya hama tikus di Kabupaten Kediri itu lantaran adanya ledakan pupulasi tikus di musim sekarang ini.

“Ledakan populasi sendiri dipicu atas adanya perubahan iklim. Para ilmuwan telah memperkirakan kenaikan suhu secara global sebesar 2 derajat celcius pada akhir abad ini. Peningkatan suhu ini rupanya memberikan kondisi berkembang biak paling subur bagi tikus,” katanya.

Sementara itu, dari hasil gerakan serentak hari ini khususnya di Dusun Sobo, ditemukan belasan tikus yang berhasil masuk ke dalam perangkap yang telah disiapkan sebelumnya.

Baca Juga :  Tantangan Kebutuhan Pangan dan Teknologi Digital Akuakultur Indonesia

“Ada belasan tikus yang berhasil tertangkap. Ya mudah-mudahan, dengan dilakukannya pembasmian tikus ini secara continyu atau berkelanjutan, diharapkan mampu memberantas tikus-tikus yang selamai meresahkan petani setempat,” terang Tri Retnani.

Untuk diketahui, 19 kecamatan Kabupaten Kediri yang menjadi lokasi terdampak akibat serangan hama tikus diantaranya, Kecamatan Kandangan, Kayen Kidul, Gurah, Pagu, Semen, Ngasem, Pare, Banyakan, Ngancar, Ngadiluwih, Kras, Kepung, Gampeng, Grogol, Purwoasri, Kandat, Papar, Plosoklaten dan Wates.

Sedangkan tanaman yang terdampak serangan dari hama tikus ini di antaranya Padi, Jagung dan Cabai.

Pewarta : Muchlis Ubaidhillah

Editor : Heryanto

    Kanal Terkait