Dinas Pertanian Jombang Raih Penghargaan Atas Inovasi Barunya | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
inovasi-disperta-jombang-raih-juara-kompetisi_m_225474-e915a940
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Dinas Pertanian Jombang Raih Penghargaan Atas Inovasi Barunya

SATUKANAL.com, JOMBANGDinas Pertanian jombang berhasil meraih juara atas inovasinya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kelompok Budaya Kerja (KBK) Oryza Sativa melakukan kajian guna mengatasi keluhan dari para petani di wilayah Jombang, keluhan tersebut adanya serangan hama tikus di sawah para petani. Permasalahan tersebut menyebabkan hasil panen dari para petani mengalami penurunan.

Dinas Pertanian Jombang menciptakan suatu inovasi guna memberikan kemudahan bagi para petani di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang untuk mengatasi permasalahan tersebut. Hal ini sejalan dengan beberapa program pertanian yang menagacu pada upaya pengembalian kesuburan tanah pertanian dan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT).

Priadi selaku Kepala Dinas Pertanian Jombang mengatakan bahwa, nantinya Program dan kegiatan pertanian di tahun 2021 mendatang akan diarahkan untuk mendukung tujuan tersebut. Pada capaian yang dilakukan Oryza Sativa pada kompetisi ini mengangkat motto tatag, tangguh dan trengginas. Sedangkan tema yang diambil ialah menurunkan keluhan petani terhadap intensitas serangan hama tikus di Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh. sedangkan Judul yang diangkat, Menurunkan Keluhan Petani Terhadap Intensitas Serangan Hama Tikus dengan Pelestarian Burung Hantu di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh sebesar 84 persen periode Januari – Juni 2020.

Baca Juga :  Berkuliner dan Bersantai di Tengah Sungai, Wana Wisata Sumber Biru Destinasi Unik dan Menarik Kabupaten Jombang

Perbaikan sistem pengendalian serangan dari hama tikus dilakukan dengan upaya pelestarian Burung hantu. Alasan digunakannya burung hantu dikarenakan hewan tersebut mampu membunuh 10 ekor tikus dalam semalam. Sehingga digunakannya Burung hantu sebagai inovasi penyelesaian hama tikus dinilai sangat efektif, selain itu juga aman bagi lingkungan dan dapat mengurangi penggunaan racun.

Pengendalian hama tikus dengan bantuan burung hantu yang dilakukan sepanjang malam hari dirasa lebih optimal. Sehingga, terdapat penurunan tingkat keluhan petani terhadap serangan hama tikus di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh.

Baca Juga :  Raih Dua Penghargaan Dari Gubernur Jatim, Pemkab Jombang Luncurkan Inovasi Baru

Pelestarian Burung hantu dikawasan ini memang diperlukan guna mengatasi adanya ledakan hama tikus, hal tersebut disebabkan karena adanya ketidakseimbangan ekosistem alam. Perbaikan ekosistem menjadi langkah kongkret yang perlu dilakukan untuk mengatasi populasi tikus agar mengalami penurunan.

Priadi mengatakan bahwa, “strategi pengendalian dapat dilakukan jangka pendek dengan gropyokan, alat josmo dan rodentisida, Inovasi teknologi pertanian ini mendapat penghargaan dalam helatan penghargaan bertajuk kompetisi KBK kategori pelayanan jasa non medis tahun 2020,” ucapnya.

Atas diraihnya prestasi ini, Wakil Bupati Jombang Sumrambah yang berkesempatan hadir dalam acara penyerahan dan penganugerahan kompetisi KBK di Batu (13/11/2020) juga menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Pertanian Jombang. ia juga menyampaikan rasa terimakasih kepada KBK Oryza Sativa yang dapat mengharumkan nama Jombang di tingkat Jawa Timur.

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait