SATUKANAL.COM
Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Bantu Penjualan Petani Ikan
Nur Hafidz, Plt Kepala Dinas Perikanan kabupaten Kediri (Foto: Anis Firmansyah)
ADVERTORIAL BERITA EKONOMI HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Bantu Penjualan Petani Ikan

SATUKANAL.com, KEDIRIDinas Perikanan Kabupaten Kediri terus berupaya membantu melakukan peningkatan penjualan ikan segar dari para pembudidaya di masa pandemi ini.

Nur Hafidz, Petugas Pelaksana (Plt) Dinas Perikanan Kabupaten Kediri mengatakan, permasalahan yang dihadapi oleh para pembudidaya ikan yang tergabung dalam Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) saat ini salah satunya adalah proses pemasaran.

Ia mengatakan, selain memberi wawasan dan pendampingan, kini pihaknya berupaya membantu proses pemasaran pembudidaya ikan, salah satunya melalui treetment pasar.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Dinas sosial, melakukan penjualan lewat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kemarin sudah ada beberapa daerah sudah bisa, cuma kita tidak bisa memaksa. Selain itu kita mengadakan kegiatan Gerakan Makan Ikan (Gemarikan), baik itu dari Pusat, Provinsi, maupun Kabupaten. Saya mengupayakan pembelinya adalah dari pembudidaya kita,” Kata Nur.

Baca Juga :  Berdayakan Wisata Desa Untuk Peningkatan Ekonomi Warga

Ia juga mengungkapkan, untuk komoditas ikan lele sudah mulai pulih. Namun hanya jenis ikan Gurami yang masih perlu perhatian.

“Ikan gurami mengalami penurunan drastis. Untuk harga sebelum pandemi dari petani kisaran 28.000, namun saat ini hanya sampai kisaran 18.000,” ungkapnya.

Hingga saat ini dirinya juga masih belum mengetahui sampai kapan kondisi ini akan pulih, namun ia akan terus mengupayakan untuk membantu para pembudidaya ikan.

“Tapi untuk pembudidaya ikan sudah kami kumpulkan dan sampaikan, bagaimana kalau kita kurangi dulu produktifitas ikan. Sehingga pasokan ikan gurami tidak terus menerus berlebih. Karena ikan gurami pasarnya menengah ke atas. Seperti rumah makan, restoran, dan hotel.  Namun karena pandemi, saat ini kebanyakan tempat tersebut tutup” ujar Nur.

Baca Juga :  Sumpah Pemuda Bagi Guru Honorer

Nur juga menjelaskan, bahwa sempat terkendala pemasaran untuk  pengiriman luar kota Kabupaten Kediri, namun masalah tersebut sudah teratasi.

“Untuk pengiriman luar kota kemarin sempat terkendala, namun saat ini sudah mulai teratasi. Hal itu dikarenakan sudah di koordinasikan. Kementrian Kelautan menyampaikan untuk barang-barang logistik, sarana prasarana untuk ikan tetap berjalan asal sesuai standartnya,” jelasnya.

Sebagai informasi di Kabupaten Kediri kapasitas produksi jenis ikan Gurami sebanyak 500 Ton Per Tahun. Sedangkan untuk produksi terbesar adala ikan Lele mencapai 14 Juta Kg Per Tahun.

Pewarta : Anis Firmansyah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait