SATUKANAL.COM
Dinas Perdagangan Upayakan Promosi dan Inovasi Produk, bagi IKM di Kabupaten Kediri
Pelatihan olahan makanan bagi IKM di Kabupaten Kediri
BERITA EKONOMI HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Dinas Perdagangan Upayakan Promosi dan Inovasi Produk, bagi IKM di Kabupaten Kediri

SATUKANAL.com, KEDIRI – Dinas Perdagangan upayakan promosi dan inovasi pengembangan produk pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Kediri, Selasa (3/11/2020).

Upaya tersebut dilakukan dengan cara pengadaan Pelatihan Olahan Makanan Sumpia dan Aneka Lumpia, yang di gelar di Gedung Sentra Industri Kreatif (SIK), Jl. Kertosono – Tulungagung, Desa Papar, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.

“Dari acara promosi tersebut, kita mengajak para pelaku IKM bisa sharing produk, harga, dan sebagainya. Kedua pembahasan tidak hanya berkumpul, namun juga menunjang produk yang sudah ada,” kata Kasi Industri Agro, Umi Kulsum, kepada Satukanal.com, Selasa (3/11/2020).

Baca Juga :  Pemkot Kediri Fasilitasi Pelatihan Barista Gratis Untuk Warga Kota Kediri

Dalam acara tersebut, para peserta diwajibkan membawa produk ya masing-masing. Ada beberapa diantaranya produk Abon, Sambel Pecel, Aneka Jajanan, dan lain sebagainya.

Disebutkan oleh Umi, nantinya beberapa produk para peserta akan dikembangkan salah satunya untuk praktek jajanan Lumpia.

Selain itu, ia juga menghimbau para peserta untuk mengajukan merek dagang di Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri. Dijelaskan, merek dagang beda dengan perizinan Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Kalau PIRT, nantinya akan berkaitan dengan Dinas Kesehatan. “Sedangkan perizinan pada merek dagang. Nantinya merek tersebut akan mendapat status pengakuan kepemilikan produk,” jelasnya.

Baca Juga :  DKPP Kabupaten Kediri, Dampingi 9 Lokasi Produk Pangan dengan Sertifikasi Prima

Sementara itu Cheff budi, selaku pemateri pelatihan mengatakan, para pelaku IKM harus kreatif dan variasi dalam mengolah produk. Apalagi dimasa pandemi seperti ini, penjualan produk mayoritas akan mengalami penurunan.

Ia juga berpesan kepada para peserta, agar lebih berkreasi dengan tidak hanya menjual dengan satu jenis produk. “Tapi dengan banyak produk, mereka tidak akan mengandalkan dengan satu sumber saja. Dengan harapan, semakin banyak pilihan untuk mengembangkan produk mereka,” tutupnya. (adv)

Kanal Terkait