Dinas Koperasi Kota Kediri Buka Kembali Pendaftaran BLT UMKM | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Dinas Koperasi Kota Kediri Buka Kembali Pendaftaran BLT UMKM
BERITA EKONOMI HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Dinas Koperasi Kota Kediri Buka Kembali Pendaftaran BLT UMKM

SATUKANAL.com, KEDIRI – Dinas Koperasi Kota Kediri kembali membuka pendaftaran penerimaan bantuan BLT untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) senilai Rp 2,4 juta di Kota Kediri.

Dalam perpanjangan ini, peserta UMKM dapat mendaftar di Link pendaftaran http://bit.ly/FormBantuanKemenko .

Bantuan tersebut merupakan dari pemerintah pusat untuk membantu usaha yang terdampak pandemi. Pendaftaran tahap ke-7 dimulai pada 22 Oktober 2020. Sedangkan penutupan dari pusat hingga akhir November 2020.

“Nama bantuannya BPUM (Bantuan Presiden untuk Usaha Mikro). Maka bantuan ini diberikan untuk usaha mikro dengan aset kurang dari Rp 50 juta dan omzet kurang dari Rp 300 juta/tahun,” kata Bagus Alit, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri, 21/10/2020. Dasarnya Peraturan Menteri Koperasi dan UMKM No. 6 tahun 2020.

Baca Juga :  Ganjar Pranowo Kunjungi Kediri, Beri Saran Untuk Calon Bupati Kabupaten Kediri

Dalam hal aset, tempat usaha bisa termasuk aset bila memang memiliki tempat khusus yang dibangun untuk usaha tersebut. Tetapi bila tempat usaha menyatu dengan rumah dan bukan dibangun untuk tujuan usaha, masih bisa tidak dihitung sebagai aset usaha.

Sedangkan syarat lainnya yaitu pelaku usaha memiliki rekening bank, boleh atas nama pribadi dan tidak sedangn menerima kredit dari bank. Menurut Bagus, syarat ini biasanya yang menjadikan permohonan ditolak karena biasanya pelaku usaha sudah memiliki pinjaman. Syarat selanjutnya, pelaku usaha bukan ASN, TNI/POLRI, maupun pegawai BUMN/BUMN.

“Untuk warga Kota Kediri, syaratnya tentu saja harus ber-KTP Kota Kediri dan tempat usaha berada di wilayah Kota Kediri,” tambah Bagus.

Baca Juga :  Kondisi Inklusi Keuangan Rendah, Jokowi Minta Pengembangan Dari Segi Teknologi Finansial.

Menurut Bagus, total pendaftar dari Kota Kediri yang sudah dikirim ke pemerintah pusat sebanyak 10.323 pendaftar dari 6 tahap. Tahap pertama sejumlah 1000 pendaftar, tahap II 1.325 pendaftar, tahap III 2.417 pendaftar, tahap IV 2.409 pendaftar, tahap V 3.081 pendaftar, dan tahap VI sejumlah 7.114 pendaftar.

“Setiap tahap tidak ada kurung waktu tertentu. Intinya kita setor secepatnya,” tambah Bagus. Sedangkan untuk verifikasi dilakukan oleh Dinkop dan UMKM juga pihak bank terkait dengan ada tidaknya pinjaman. Selanjutnya, verifikasi akan dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

 

Pewarta : M Ubaidhillah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait