Dimethyl Ether (DME) Bakal Jadi Pengganti LGP, Apa Itu DME? - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Dimethyl Ether (DME) Bakal Jadi Pengganti LGP, Apa Itu DME?
Dimethyl Ether (DME) Pengganti LPG
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Dimethyl Ether (DME) Bakal Jadi Pengganti LGP, Apa Itu DME?

Satukanal.comNasional – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Mineral (ESDM) berencana akan mengganti gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Dimethyl Ether (DME).

Pemerintah meyakini bahwa langkah ini dapat menekan impor LPG  yang mencapai 5 hingga 6 ton per tahunnya. Berbeda dengan LPG yang berbasis minyak bumi, DME adalah hasil olahan dari batu bara. Sifatnya bisa menyerupai LPG, Namun panas yang dihasilkan sedikit lebih rendah.

Sementara, DME merupakan senyawa ether yang paling sederhana, berbentuk gas dan tidak berwarna dengan bau ether dan larut dalam air maupun dalam minyak.

Menurut Dadan Kusdiana selaku Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) ESDM, persoalan keseimbangan suplai dan stok LPG ini ke depan bisa teratasi melalui pemanfaatan DME.

Baca Juga :  Aturan Terbaru BI, Transfer Antarbank Kini Hanya Rp 2.500

Pengembangan DME sebagai alternatif pengganti LPG bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi rumah tangga di masyarakat. Dirinya juga mengatakan bahwa karakteristik DME memiliki kesamaan baik sifat kimia maupun fisika dengan LPG.

Alat pendukung penggunaan DME juga mirip dengan LPG yang ada sekarang, seperti tabung, storage, dan handling eksisting. Adapun kelebihan yang dimiliki DME yakni dapat diproduksi dari berbagai sumber energi, termasuk bahan yang dapat diperbarui. Antara lain:

  • Biomassa,
  • Limbah,
  • Coal Bed Methane (CBM).

Namun, saat ini batu bara kalori rendah masih menjadi bahan baku yang paling ideal untuk pengembangan DME. Berikut adalah perbandingan DME dengan LPG.

Kandungan panasnya (calorific value):

  • DME memiliki calorific value sebesar 7.749 Kcal/Kg,
  • LPG memiliki kandungan panas LPG senilai 12.076 Kcal/Kg.
Baca Juga :  Animedoro, Pilihan Metode Belajar Untuk Para Pecinta Anime

Emisi pertahun:

  • DME per tahun menghasilkan emisi 745 kg CO2,
  • LPG per tahun menghasilkan emisi 930 kg CO2.

Kualitas nyala api:

  • DME lebih biru dan stabil, tidak menghasilkan partikular matter (pm) dan NOx, serta tidak mengandung sulfur,
  • LPG lebih panas dibandingkan dengan DME.

Bahan baku:

  • DME berbasis batu bara,
  • LPG berbasis minyak bumi.

Sebagai informasi, proses perubahan LPG menjadi DME akan membutuhkan waktu lama untuk rencana pembangunan gasifikasi batu bara serta persiapan sarana dan fasilitas pendukung distribusi DME. Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat pun akan sangat dibutuhkan karena terjadi perubahan kebiasaan.

Editor : Naviska

Kanal Terkait