Dikucur Dana Puluhan Juta Rupiah, Situs Pandegong Mojowarno Akhirnya Dieksvakasi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Dikucur Dana Puluhan Juta Rupiah, Situs Pandegong Mojowarno Akhirnya Dieksvakasi
Jayadi saat berada di situs Pandegong yang ia temukan (Foto: Anggit Puji/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Dikucur Dana Puluhan Juta Rupiah, Situs Pandegong Mojowarno Akhirnya Dieksvakasi

Satukanal.com, Jombang – Ditemukan satu tahun yang lalu, Situs Pandegong di Dusun Kwasen Desa Menganto Kecamatan Mojowarno dieksvakasi untuk pertama kalinya. Puluhan juta rupiah dikeluarkan untuk proses eksvakasi ini.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mengucurkan dana Rp 62 juta yang diambil dari anggaran APBD 2. Hal tersebut disampaikan, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Dian Yunita Sari.

“Pemkab sudah menganggarkan,” ucapnya pada Senin (15/11/2021).

Rencananya, eksvakasi dilakukan selama 10 hari ke depan. Sudah dimulai sejak tanggal 12 sampai 21 November 2021 mendatang. Dengan dilakukannya eksvakasi ini, ia berharap ke depannya akan meningkatkan edukasi di masyarakat.

Baca Juga :  Eksvasi Situs Pandegong Jombang Dilanjutkan Tahun Depan

“Juga dari kesejahteraan masyarakat bisa meningkatkan,” ujarnya.

Sebagai informasi, benda kuno prsejarah ditemukan di situs Pandegong Dusun Kwasen, Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Selasa (11/8/2020) tahun lalu. Kini Belasan benda kuno diduga reruntuhan candi ini diamankan di rumah Jayadi, juru pelihara Situs Pandegong.

Selain itu, di sekitar situs Pandegong juga terdapat sebuah bangunan mirip tempat pemandian. Ukurannya sekitar 2 x 2 meter dengan konstruksi batu-bata lama yang berukuran besar.

“Bangunan ini kami gali sendiri dibantu oleh warga sekitar, semula ini gak kelihatan karena ketutupan tanah. Saat digali akhirnya baru keliatan sebuah kolam persegi empat,’’ kata Jayadi.

Bangunan tersebut lanjutnya, memang sudah ada sejak lama, saat situs Pandegong ditemukan. Namun, setelah dilakukan penggalian baru diketahui, bangunan itu mirip tempat pemandian.

Baca Juga :  Banjir Bandang Batu Rusak Jaringan Pipa PDAM, Warga Kesulitan Air Bersih

“Saya menemukan tidak sengaja, awalnya saat gundukan itu saya bersihkan, baru saat dibersihkan mulai kelihatan ada benda aneh, setelah itu mulai saya gali perlahan,” jelasnya.

Penggalian mandiri kemudian tidak dilanjutkan, atas instruksi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

”Kami dilarang menggali lagi, menunggu instruksi selanjutnya mengenai rencana penggalian oleh BPCB,’’ katanya.

Nantinya, pihak BPCB Jatim yang akan melakukan penggalian lebih lanjut terkait belasan reruntuhan benda kuno yang diduga jejak peninggalan Zaman Majapahit tersebut

 

 

Pewarta : Anggit Puji
Editor : Adinda

    Kanal Terkait