Dikira Besi Tua, Ternyata Mortir Aktif - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Foto (Istimewa)
BERITA Kanal Straight

Dikira Besi Tua, Ternyata Mortir Aktif

Satukanal.com, Kediri – Sebuah mortir ditemukan salah seorang warga Kelurahan Campurejo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri saat sedang menggali untuk membangun pondasi rumah. Mortir ditemukan dalam keadaan aktif namun sudah berkarat.

Rohmatullah penemu mortir mengaku, awal tidak mengetahui bahwa benda tersebut adalah mortir. Karena ketidaktahuannya, ia menaruh benda berkarat tersebut di sebelah galian.

“Saya gali pakai linggis, kedalaman 60 cm itu saya temukan satu benda dari besi yang sudah berkarat. Saya tidak berpikir panjang, karena saya tidak tahu itu apa akhirnya saya taruh di sebelah galian itu,” kata Rohmatullah, Rabu 23 Juni 2021.

Pemilik rumah mengaku menemukan benda tersebut sekitar satu minggu yang lalu, tepat hari Kamis, 17 Juni 2021 lalu. Beberapa hari kemudian tukang yang akan membangun pondasi datang dan pemilik lahan menunjukkan benda yang ditemukannya.

Baca Juga :  PPKM Darurat Berlanjut, Polisi: Tingkat Kepatuhan Warga Kota Kediri Sangat Tinggi

“Kita bersihkan berdua ternyata itu satu benda ditutup dua slongsongan. Di dalam slongsongan ada isinya seperti bubuk kapur berwarna kuning. Akhirnya baru tadi pagi saya lapor ke Babinkamtibmas dan diperiksa,” cerita Rohmat.

Sementara itu, Kapolsek Mojoroto, Kompol Gatot Setyobudi yang segera datang ke TKP setelah adanya laporan dari warga mengatakan sudah memeriksa benda yang diduga mortir.

“Kami datang ke TKP dan melihat benda tersebut, dari ciri-ciri fisiknya ternyata mortir. Langsung kami amankan TKP dengan membatasi lokasi menggunakan garis polisi,” terang Kompol Gatot di TKP.

Baca Juga :  Jualan Online Tak Peroleh Hasil, Pedagang Hewan Qurban di Kediri Kembali ke Pasar

Gatot mengatakan, petugas melakukan pengecekan satu benda berupa mortir dan dua slongsongan dari besi yang sudah berkarat. Setelah mengamankan TKP, petugas kepolisian segera menghubungi pihak Brimob untuk melakukan evakuasi.

Benda berukuran kurang lebih sepanjang 30 cm itu diduga berkarat karena sudah lama tertimbun di dalam tanah. Bahkan Gatot mengungkapkan adanya kemungkinan mortir yang ditemukan merupakan barang peninggalan jaman perang dunia 2 dan diperkirakan masih aktif.

“Untuk proses selanjutnya kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Brimob. Saat ini kami sedang menunggu tim Jihandak Polda Jatim yang memang berkompetensi melakukan pengamanan terkait penemuan ini,” tutupnya.

Penulis: Ubaidhillah

Kanal Terkait