Diduga Lampu Minyak Terjatuh, Rumah Terbakar, Kerugian Hingga Rp 150 Juta | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
KABUPATEN MALANG

Diduga Lampu Minyak Terjatuh, Rumah Terbakar, Kerugian Hingga Rp 150 Juta

Memasuki pekan kedua di awal tahun 2020, insiden kebakaran kembali terulang di wilayah Kabupaten Malang. Kali ini giliran rumah warga yang ada di Dusun Sumberarum, Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, yang diamuk si jago merah.

”Dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan keterangan beberapa saksi, kebakaran diduga karena teplok (lampu minyak) jatuh dan menyambar perabotan rumah tangga,” terang Kapolsek Dampit, AKP Novian Widyantoro, saat dikonfirmasi sesaat setelah kebakaran terjadi Rabu (8/1/2019).

Berdasarkan pendalaman polisi, insiden kebakaran yang menimpa kediaman Rudik Armoko tersebut, terjadi saat pemadaman listrik. Beruntung saat insiden berlangsung, korban dan penghuni rumah lainnya berhasil menyelamatkan diri.

”Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil saja. Petugas masih mendata berapa kerugian pasti yang disebabkan karena peristiwa kebakaran ini,” sambung anggota polisi yang akrab disapa Novian ini.

Kronologinya, sesaat sebelum kebakaran terjadi kawasan Dusun Sumberarum memang terjadi pemadaman listrik sejak sore hari. Menjelang petang, korban berinisiatif untuk menyalakan lampu teplok untuk penerangan di rumahnya.

Dalam keadaan menyala, lampu berbahan bakar minyak tersebut diletakkan di atas meja ruang tamu. Beberapa saat kemudian, sekitar pukul 18.00 WIB, korban sempat keluar rumah sebentar lantaran ada suatu keperluan.

Tidak lama setelahnya, rumah milik pria 34 tahun itu sudah terbakar. Dengan dibantu warga, korban seketika berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Bukannya padam, api justru cepat merembet dan membakar hampir semua bagian ruangan rumah milik korban.

”Dari hasil pendalaman petugas, di bawah meja tempat meletakkan lampu penerangan itu terdapat beberapa botol berisi bensin. Kemungkinan teplok sempat terjatuh dan menyulut bensin tersebut hingga terbakar,” ungkap Novian.

Anggota Polsek Dampit beserta perangkat desa setempat yang mendapat laporan adanya kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Sejam kemudian, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan.

Meski demikian, beberapa barang berharga mulai dari perabotan rumah tangga, uang, hingga dokumen surat yang ada di rumah korban tidak bisa diselamatkan. Sebab api yang menjalar begitu cepat, membuat korban tidak sempat menyelamatkan barang berharga miliknya.

”Dari hasil pendalaman sementara, kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai lebih dari Rp 150 juta,” pungkasnya.

Kanal Terkait