Diduga Depresi, Seorang Perempuan Tabrakan Diri ke Kereta Api - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Diduga Depresi, Seorang Perempuan Tabrakan Diri ke Kereta Api
Perlintasan kereta api yang berada di Dusun Susuhan Desa Gampengrejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri (Foto: Anis Firmansah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Diduga Depresi, Seorang Perempuan Tabrakan Diri ke Kereta Api

Satukanal.com, Kediri – Seorang perempuan tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Malabar jurusan Malang-Bandung di Dusun Susuhan Desa Gampengrejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Rabu (06/09/2021) pagi.

Diketahui, perempuan tersebut bernama Siti Rokani asal Wonosalam Jombang, yang berdomisili di dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP). Peristiwa yang terjadi diduga lantaran perempuan tersebut mengalami depresi akibat masalah pribadinya.

“Korban ditemukan saat pukul 04.01 pagi, diduga menabrakkan diri karena depresi, lebih lanjutnya masih dalam penyelidikan” kata Kepala Kepolisian (Polsek ) Gampengrejo AKP Sunaryo, usai melakukan evakuasi jenazah korban, Rabu (06/9/2021).

Dia mengungkapkan awal mula ditemukannya korban, didapatkan informasi dari warga. Saat dilakukan evakuasi kondisi korban sudah meninggal dunia, dengan kondisi luka berat bekas tertabrak kereta api.

Baca Juga :  Polresta Mojokerto Sita Ratusan Motor, Herex Community Jadi Sorotan

Disebutkan oleh Kepala Kepolisian (Polsek ) Gampengrejo AKP Sunaryo, korban sebelumnya menghilang dari rumahnya sejak pukul 01.00 pagi. Sejak itu suami korban melakukan pencarian terhadap korban, sampai ditemukan dengan ciri-ciri anggota badan dan baju yang sama.

Dari insiden tersebut, diperkirakan korban terpental sejauh 50 meter dari lokasi kejadian. “Suaminya sudah mencari kesana-kemari, tau-tau ada informasi orang tertabrak kereta. Dan ternyata istrinya, dikenali dari ciri-cirinya,” ujarnya.

Baca Juga :  IndiHome Ganguan, Ada Kompensasi dari Telkom untuk Pelanggan

Sementara itu, Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, mengungkapkan berdasar UU No 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pasal 38  menyebutkan, mengenai peruntukan jalur KA yang tertutup untuk umum.

Ketentuan tersebut ditegaskan juga dalam Pasal 181 ayat (1) yang menyebutkan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur KA, menyeret, menggerakkan, meletakkan atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur KA, atau menggunakan jalur KA untuk kepentingan lain selain untuk angkutan kereta api.

 

 

Pewarta : Anis Firmansyah
Editor : Adinda

    Kanal Terkait