Dibubarkan Saat Giat Pentas, Aliansi Seniman Kota Kediri Demo - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Dibubarkan Saat Giat Pentas, Aliansi Seniman Kota Kediri Tuntut Demo
Aliansi seniman Kota Kediri, melakukan aksi demonstrasi di Kecamatan Pesantren Kota Kediri (Foto: Anis Firmansah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Dibubarkan Saat Giat Pentas, Aliansi Seniman Kota Kediri Demo

Satukanal.com, Kediri – Aliansi seniman Kota Kediri, melakukan aksi demonstrasi di Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Rabu (6/9/2021). Dengan membentangkan poster, mereka sekaligus melakukan pementasan seni jaranan.

Ketua aliansi seniman kota Kediri M.Hanif, mengatakan pentas seni jaranan ini lanjutan dari pembubaran kegiatan simulasi pentas yang dilakukan pada hari Minggu (3/9/2021), lalu. Tentunya, alasan ini membuat membawa tuntutan demonstrasi. “Aksi ini dilakukan atas pembubaran pentas di Ketami Minggu (3/9/2021) lalu,” kata Hanif, kepada satukanal.com, Rabu (6/9/2021).

Dia menjelaskan, beberapa tuntutan yang diberikan dari aksi demonstrasi aliansi seniman Kota Kediri, tidak sesuai atas perjanjian awal dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Termasuk sudah mendapat persetujuan Walikota, Dandim, dan Polresta Kediri.

Baca Juga :  "Cengkir Gadhing", Cerita Tentang Kehidupan Sehari-hari yang Kian Terjepit

Menurut Hanif, Pemkot melalui Disbudparpora, selaku penyelenggara seharusnya bertanggungjawab atas pengaturan tempat pengendalian massa, buka tutup jalan dan koordinasi lain, bukan malah lepas tangan.

Lalu, saat pembubaran simulasi pementasan jaranan Minggu (3/9/2021) lalu, tidak ada kehadiran Satgas Covid-19 Kecamatan. Ditambah lagi, Satpol-PP dan Linmas terlambat datang untuk melakukan penertiban penonton.

Dia mengaku, stimulasi kegiatan pementasan tersebut tidak didukung oleh pemerintah Desa Ketami, selaku tuan rumah penyelenggaraan. Sehingga, dia menilai Surat Edaran (SE) Walikota yang sudah disetujui tidak sesuai kenyataan.

Baca Juga :  4 Wisata Kota Batu Dibuka, Pengunjung Wajib Tunjukan Bukti Vaksin

Dalam tuntutan ini, simulasi kegiatan pementasan seni harus dilakukan kembali untuk menyempurnakan simulasi Minggu (3/9/2021) lalu. Lebih lanjut, juga pihaknya menuntut penggantian biaya pementasan. “Karena pembubaran kemarin, kami juga menuntut penggantian biaya kegiatan simulasi pementasan,” tukasnya.

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Adinda

    Kanal Terkait