Di Kota Kediri, Status Nikah Siri Bisa Membuat KK - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ilustrasi KK (Bayu/satukanal)
BERITA Kanal Straight

Di Kota Kediri, Status Nikah Siri Bisa Membuat KK

Satukanal.com, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kediri mulai menerapkan kebijakan pencatatan status Kawin Belum Tercatat pada Kartu Keluarga.

Kepala Dispendukcapil Kota Kediri Syamsul Bahri mengatakan, penerapan program pencatatan nikah siri bisa membuat KK, tercantum dalam SE Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Nomor : 472.2/15145/DUKCAPIL tentang Petunjuk Pencantuman Status Kawin Belum Tercatat dalam Kartu Keluarga.

“Sebenarnya peraturan ini sudah ada sejak tahun 2019. Namun karena ada hal yang viral di media sosial, kami sampaikan lagi bahwa memang sudah ada kebijakan baru mengenai pencatatan kawin belum tercatat,” ujar Syamsul.

Ia juga menegaskan dengan adanya kebijakan tersebut Dispendukcapil tidak mengubah status perkawinan seseorang menjadi sah secara hukum.

“Dengan hal ini, bukan berarti pernikahan otomatis tercatat secara hukum. Dispendukcapil hanya mencatat peristiwa penting pada KK dan supaya dapat tercantum nama ayah pada Akta Kelahiran anak,” tambah Syamsul.

Baca Juga :  Persik Kediri Bertekad Kalahkan Persebaya Untuk Keluar Zona Degradasi

Ia menambahkan, bagi masyarakat Kota Kediri yang hendak mengurus dapat langsung datang ke Dispendukcapil.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Dispendukcapil Noviana Rachmawati menjelaskan ada beberapa kasus yang membuat kondisi kawin belum tercatat menjadi cukup sulit untuk pengurusan dokumen.

“Salah satu contoh, ada seorang wanita yang ingin mengurus perubahan status pada KTP dari kawin menjadi cerai hidup. Sedangkan, ia tidak memiliki surat nikah dan surat cerai, jadi kami belum bisa mengabulkan permohonan tersebut,” ujar Novi.

Ia menambahkan, adanya kebijakan pencantuman status kawin belum tercatat ini melindungi hak anak rentan administrasi kependudukan (adminduk) untuk mendapatkan dokumen. Karena tidak sedikit juga kasus orang tua yang enggan mengurus akta kelahiran anak dari perkawinan siri.

Baca Juga :  Persik Mania Doa Bersama di Depan Mess Jelang Keberangkatan Lawan Arema Fc

Seperti yang disampaikan Anjarwati, Sekretaris TP PKK Kelurahan Sukorame yang sempat mendapati kasus tersebut di lingkungannya.

“Anak tersebut mendaftar SMP, dan ternyata setelah dicek, akta kelahiran yang dilampirkan itu palsu, nomornya tidak sesuai. Setelah ditelusuri, ternyata ibunya enggan mendaftarkan akta anaknya secara resmi,” ungkap Anjarwati.

Untuk menyelesaikan hal tersebut, Dispendukcapil melayani pengurusan dokumen yang dibutuhkan anak rentan adminduk melalui beberapa proses verifikasi dokumen yang ada.

Selain itu, saat ini menurut menurut data dari Dispendukcapil Kota Kediri, terdapat 8-10% dari total 100.247 kepala keluarga di Kota Kediri berstatus kawin belum tercatat.

Pewarta: Ubaidhillah

Kanal Terkait