Di Kota Batu Bayar PBB Boleh Pakai Sampah, Kok Bisa? - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Di Kota Batu Bayar PBB Boleh Pakai Sampah, Kok Bisa?

Berbagai cara dilakukan agar Kota Batu terbebas dari sampah. Kali ini Pemkot Batu memperbolehkan masyarakatnya membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB) dengan menggunakan sampah.

Hanya saja tidak semua sampah bisa dibayarkan. Tetapi khusus sampah anorganik seperti sampah botol plastik, tas plastik, kaleng, dan sejenisnya.

Lalu bagaimana proses pembayarannya? Mekanismenya warga membawa sampah anorganik yang sudah terpilah dari rumah.

Kemudian sampah yang sudah dipilah-pilah itu dilakukan penimbangan di bank sampah terdekat. Sedangkan di sana sudah tertera daftar harga untuk sampah tersebut.

“Setelah ditimbang kemudian dicatat. Lalu mereka yang akan menimbang sampah jangan lupa untuk membawa pipil atau Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT),” kata pengurus Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Eni Maulida.

Baca Juga :  Tabungan Jalan Keluar Perawatan Taman dan Kolam

Kemudian nanti akan ada petugas yang akan mengecek jumlah sampah yang disetor. Jika sudah dilakukan penghitungan maka petugas dari Bank Jatim memberikan bukti pelunasan, yg tadinya sudah diberikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai bukti pelunasan.

Akan tetapi jika jumlah pipilnya tidak sama dengan jumlah yang ditabungkan, warga menggunakan mekanisme menabung. “Jadi warga akan menjadi nasabah Bank Sampah. Syaratnya cukup datang ke perwakilan desa/kelurahan masing-masing,” imbuhnya, Kamis (21/2/2019).

Baca Juga :  Kemenparekraf Diskusi Tentang Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Batu

“Atau bisa langsung ke Bank Sampah jadi mereka akan mendapatkan tabungan gratis. Dan membayar PBB dengan sampah,” tambah Eni.

Ia menambahkan saat ini bank sampah DLH di Kota Batu ada 90 nasabah mulai dari kelompok dan individu.

”Jadi keselurahannya ada di Kota Batu sudah mencapai 120 Bank Sampah,” tutupnya saat launching dalam perayaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di Kota Batu.

Kanal Terkait