Destinasi Wisata Tertua, Tempat Istirahat Favorit Bung Karno - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Destinasi Wisata Tertua, Tempat Istirahat Favorit Bung Karno

Satuchannel.com, Kota Batu – Sejak awal berdiri, tempat wisata ini telah dikenal sebagai kota peristirahatan yang nyaman dan sejuk. Udaranya yang cukup dingin serta dikelilingi berbagai gunung membuat Kota Batu mendapat julukan sebagai De Kleine Switzerland atau Swiss kecil.

Taman Rekreasi Selecta merupakan tempat wisata tertua di Kota Batu yang dibangun oleh Belanda pada masa penjajahan.

Taman ini terletak di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Lokasinya yang indah dan sejuk menjadikan tempat rekreasi menjadi favorit sejak zaman dahulu.

Taman Rekreasi Selecta (Swandy)

Asisten Manager PT Selecta, Siswanto mengatakan Selecta didirikan oleh seorang warga Belanda bernama De Reyter De Wild pada tahun 1928. Pada awal didirikan, tempat ini sesungguhnya merupakan hotel yang dilengkapi oleh kolam renang dan taman.

Baca Juga :  Selecta: Seperti Baru Bisa Jalan, Lalu Kembali Kritis

“Awalnya, nama yang digunakan Selectie memiliki arti pilihan, lambat laun menjadi Selecta seperti kita kenal saat ini,” jelasnya saat ditemui satuchannel di kantornya, Senin (26/6).

Lanjutnya, pada tahun 1949, Selecta sempat di bumi hanguskan oleh pejuang Indonesia dan di bangun kembali tahun 1950 oleh 47 orang dengan membentuk perseroan teebatas.

Selecta jadi destinasi favorit Bung Karno (Swandy)

Lebih menariknya, di Selecta sejumlah bangunan arsitektur Belanda masih berdiri kokoh. Salah satunya adalah Villa De Brandarice. Presiden Republik Indonesia Pertama Ir.Soekarno pada tahun 1950 pernah tinggak cukup lama di villa yang kini berubah nama menjadi Wisma Bima Shakti.

Baca Juga :  Selecta: Seperti Baru Bisa Jalan, Lalu Kembali Kritis

“Yang mengganti nama villa itu Bung Karno, beliau dulu sering beristirahat di vila itu, dikamar nomor 47,” jelas Siswanto.

Siswanto menjelaskan, di wisma tersebut terdapat berbagai lukisan Bung Karno, juga terpampang tulisan tangan Presiden pertama Republik Indonesia tersebut. Adapun bunyi tulisan yang dibingkai itu “kenang-kenangan pada selecta tetap hidup dalam ingatan saja. Bukan sadja karena tamasja jang indah, tetapi djuga karena diselecta itu beberapa putusan penting mengenai perdjoangan negara telah sadja ambil.”

“Saat momen politik seperti pemilihan Walikota atau legislatif, banyak politisi memilih menginap di kamar itu,” tandas Siswanto.

Siswanto menambahkan wisma dan kamar itu sampai saat ini masih dalam kondisi terawat.(Swan)

Kanal Terkait