Desa Junrejo Gunakan Sekolah Sebagai Shelter Pasien Covid-19 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Desa Junrejo Gunakan Sekolah Sebagai Shelter Pasien Covid-19
SMP Diponegoro yang digunakan Sebagai shelter pasien Covid-19 di desa Junrejo (Foto: Mandalika Naurah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Desa Junrejo Gunakan Sekolah Sebagai Shelter Pasien Covid-19

Satukanal.com, Batu – Mengantisipasi penuhnya Rumah Sakit dan sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Batu, Desa Junrejo membuat shelter mandiri untuk pasien Covid-19. Pembuatan shelter ini bertempat di gedung SMP Diponegoro dengan dibantu oleh Bhabinmas, Bhabinsa, dan perangkat desa.

Keputusan itu dirasa wajar, karena angka penularan yang terjadi belakangan ini masih tinggi. Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal Hasan mengatakan shelter tersebut didirikan satu minggu yang lalu. Sebab, Rumah sakit yang ada sudah tidak mampu menampung pasien lagi.

SMP Diponegoro juga dipilih lantaran lokasinya yang berada di atas tanah desa. Dampak dari penggunaannya pun sudah dipikirkan matang-matang. “Aktifitas belajar dan mengajar sekarang masih online. Kami koordinasi dengan kepala sekolah dan guru. Apabila ada kegiatan lain seperti pengambilan tugas belajar, kami berikan fasilitas ruangan di kantor desa,” jelasnya.

Baca Juga :  Sukses Jadi Kampus Unggul, STIE Malangkucecwara Lolos Berbagai Program Hibah

Shelter Covid-19 tersebut sudah diberikan fasilitas yang memadai dan sesuai standar. Seperti kasur, bantal, selimut, televisi bahkan mainan untuk bersiaga apabila ada pasien yang masih berusia dini. Tak hanya itu, pengadaan sarana prasarana protokol kesehatan (prokes) juga diberikan sebagai ketentuan isolasi.

Pada Selasa (13/7/2021), shelter tersebut sudah berisi 5 pasien yang merupakan satu keluarga. Terdiri dari 3 anak dan 2 orang dewasa, yang baru dijemput jam 8 pagi kemarin. Sebelumnya, shelter Desa Junrejo berisi satu pasien, namun sudah dipindahkan ke shelter kota.

Selama 24 jam para pasien dijaga oleh Satgas Covid-19 yang bertugas. Berkoordinasi dengan Puskesmas dan tenaga kesehatan (nakes) untuk pemberian vitamin dan obat secara teratur, serta makanan 3 kali sehari. Andi pun sering kali ikut berjaga setiap harinya.

Baca Juga :  Oksigen di Malang Mulai Langka, Pemprov Jatim Bakal Beri Bantuan

Berdasarkan data dari Desa Junrejo, 32 pasien dinyatakan positif dengan kasus sembuh 33 orang dan kasus meninggal sebanyak 6 orang. Saat ini Andi sedang mengusahakan agar seluruh warganya yang tercatat berjumlah 1.102 ini, bisa mendapat jatah vaksin secara menyeluruh.

Sedangkan mulai hari Selasa (13/07/2021) sampai Kamis (15/7/2021), vaksinasi baru akan dilakukan kepada 300 warga. “Meskipun shelter sudah tersedia, semoga tidak ada lagi warga yang dikarantina di sini. Covid-19 juga bisa segera hilang,” harapnya.

 

 

 

Pewarta : Mandalika Naurah
Editor : Wildan, Adinda

Kanal Terkait