Densus 88 Antiteror Amankan Terduga Teroris, di Bojonegoro, Surabaya, Kediri dan 2 dari Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Diduga Teroris, Pasutri di Malang Diciduk Densus 88
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Densus 88 Antiteror Amankan Terduga Teroris, di Bojonegoro, Surabaya, Kediri dan 2 dari Malang

Satukanal.com, MalangDensus 88 Antiteror setelah sebelumnya menangkap 12 terduga teroris pada Jumat (26/2/2021) di 4 daerah di Jawa Timur. Dalam dua hari terakhir, Densus 88 kembali menangkap sejumlah terduga teroris.

Penangkapan terduga teroris tersebut, setidaknya ada delapan terduga teroris yang berasal dari empat wilayah operasi penangkapan di Jatim.

Menurut hasil konfirmasi Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko, dirinya menyampaikan bahwa, terduga teroris tersebut telah diamankan di 4 daerah di Jatim. Antara lain, Surabaya, Malang, Kediri, dan Bojonegoro.

Terduga teroris asal Malang yang diamankan pihak Densus 88 Antiteror tersebut berinisial BS usia 41 tahun. Pada saat penangkapannya, BS sedang berada dikediamannya yang berlokasi di Jalan Melati Gang IIIA, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Saat BS diamankan oleh pihak Densus 88 Antiteror, para petugas juga turut menyita beberapa barang bukti yang ditemukan di rumahnya pada Selasa siang (2/3/2021).

Sementara itu, Hafinudin selaku ketua RT setempat mengaku sedang tidak berada di rumah saat kediaman BS digerebek oleh Densus 88 Antiteror. “Saya sedang mengurus surat kendaraan, tetapi Pak RW ada di lokasi. Dan menyampaikan kepada saya, ada polisi ke rumah yang bersangkutan tadi siang,” Ujar Hafinudin.

Baca Juga :  Bambang Irianto dan Ambisinya Bangun Negeri dari Lorong Kampung

Menurutnya, BS belum lama tinggal bersama istri dan anaknya di rumah tersebut. Jika dihitung, kurang dari satu tahun. BS juga sosok yang terbilang kurang bergaul dengan masyarakat sekitar. Kesehariannya cenderung tertutup. Sehingga, penangkapan BS oleh pihak berwajib turut mengejutkan warga setempat.

“Menetap di rumah itu bersama istri dan dua anaknya. Kesehariannya tertutup, berbeda dengan warga lain,” Ujar Ketua RT setempat.

Hafinudin bersama warga tak begitu merespons perilaku terduga teroris yang tak seperti warga pada umumnya. Sebab, mereka berpikiran BS memiliki kegiatan lain, sehingga tak bisa menghadiri segala kegiatan yang diadakan di lingkungan tempat tinggalnya.

Sedangkan terduga teroris di Surabaya, terdapat dua orang yang telah diamankan. Pertama adalah (N), warga Jalan Tambakasri, Krembangan. Belum diketahui dimana N ditangkap. Tetapi setelah penangkapan (N), Densus 88 menggeledah rumahnya.

Menurut informasi yang disampaikan ketua RW 06 setempat yakni M Zainal Abidin, “Informasi yang tadi saya tanyakan dari ketua timnya (Densus 88) beliau (N) sekarang diamankan di Polda. Untuk posisi penangkapannya saya belum tahu. Dari hasil pengetahuan kami, banyak sekali pasukan dari Densus 88 dari Polda Jatim. Di mana dengan tujuan penggeledahan dan pemeriksaan barang bukti di rumah terduga teroris yaitu Bapak N ,” Ujarnya dikutip pada laman Detik.

Baca Juga :  Korban dan Pelaku Kasus Kekerasan Seksual di Malang Tetap Dapat Akses Pendidikan

Sehari-harinya (N) bekerja sebagai penjual pakaian dan dari hasil penggeledahan pihak Densus 88 menemukan barang bukti berupa senjata laras panjang, sebuah parang, topi, buku, serta uang jutaan rupiah.

Densus 88 juga menangkap ZA (43) di kawasan Tanjungsari dihari yang sama penangkapan (N). Densus 88 lalu menggeledah rumahnya di Tambak Deres, Kenjeran, Bulak. Sedangkan, di Bojonegoro, Densus 88 menangkap empat terduga teroris.

Mereka ditangkap di empat lokasi berbeda. Terduga teroris pertama adalah YP (40), warga Desa Kuncen, Kecamatan Padangan. Kedua adalah YT (39) yang diamankan di sekitar Pasar Kasiman, Kecamatan Kasiman. Ketiga adalah EP (29) yang diamankan di Desa Ngeper, Padangan dan yang Keempat adalah AN (32) warga di Desa Nglumber, Kepohbaru.

Dari empat terduga teroris ini, Densus 88 juga menyita barang bukti berupa tiga senapan angin, peluru, komputer, buku, kotak amal, busur panah, dan anak panah.

 

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait