Demo Lalu Tak Digubris, Aliansi Mahasiswa Gondrong UMM Kembali Bersuara | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Aksi Demo di Umm hari ini
BERITA

Demo Lalu Tak Digubris, Aliansi Mahasiswa Gondrong UMM Kembali Bersuara

Satuchannel.com, Kota Malang – Aliansi Mahasiswa Gondrong (AMG) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar aksi ‘cabut SK Rektor Nomer 5 Tahun 2007, tentang larangan berambut gondrong bagi mahasiswanya. Sebelumnya AMG ini telah melakukan aksi pada tanggal 3 Mei lalu, namun belum kunjung digubris oleh pihak Rektorat UMM.

Diikuti puluhan mahasiswa, AMG mengusung hastag #savegondrongumm untuk disuarakan di depan Rektorat UMM. Lewat Humas AMG, Fajrin Fadlillah mengungkapkan ada 2 tuntutan pada aksi, Rabu (7/6) ini.

Aksi aliansi mahasiswa gondrong beberapa waktu lalu

Dua tuntutan itu adalah soal SK Rektor No. 5 Tahun 2007 tentang kedisiplinan larangan rambut gondrong dan fungsi BEM yang masih kurang.

Fajrin menilai pelarangan rambut gondorong adalah peraturan yang aneh. “Apa dosa besar rambut kami? Kita hanya merawat anugerah yang Tuhan berikan atas tubuh kita,” ucap Fajrin.

Tuntutan kedua adalah menuntut supaya BEM Universitas dan Senat dapat dimaksimalkan fungsinya. Dalam hal ini, Menurut Fajrin, keterlibatan mahasiswa sangat diperlukan dalam pengambilan kebijakan. Jadi, tidak semestinya ada pembatasan dalam menyurakan pendapat.

“Jangan seenaknya melarang, apalagi soal rambut. Jangan jadikan kami komoditas di kampus saja,” terangnya

Kampus seharusnya dapat mewadahi keberagaman mahasiswanya. Dijelaskan Fajrin, bahwa gerakan ini didasari UU pemajuan kebudayan pada pasal 2 dan pasal 3.

“Intinya, pasal tersebut berlandaskan kemajuan kebudayaan yang beragam. Bila kita telisik dari pasal ini, SK Rektor tersebut sangat tidak memiliki alasan yang kuat,” lanjut Fajrin. (GUM)

Kanal Terkait