Debat Publik Berlangsung Dimasa Pandemi Covid-19, KPU Kabupaten Malang Batasi Undangan | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Debat Publik Berlangsung Dimasa Pandemi Covid-19, KPU Kabupaten Malang Batasi Undangan
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Debat Publik Berlangsung Dimasa Pandemi Covid-19, KPU Kabupaten Malang Batasi Undangan

SATUKANAL.com, MALANG – Debat publik atau debat terbuka yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Malang (KPU), antar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2020 pukul 19.00 s/d 21.00 wib. Debat publik pada Jumat ini dilangsungkan dengan mematuhi protokol kesehatan. KPU Kabupaten Malang telah memberikan batasan bagi tamu yang dapat menghadiri acara tersebut, hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengihdari adanya kerumunan dan memutus mata rantai penularan covid-19.

“Debat publik akan kami siarkan secara langsung melalui televisi, radio, dan streaming melalui channel Youtube KPU Kabupaten Malang,” ungkap Marhaendra Pramudya Mahardika Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Malang, Minggu (25/10/2020).

Ia juga menjelaskan terkait pelaksanaan kampanye yang tetap dilangsungkan namun hanya dibatasi oleh 50 orang, pelaksanaan kampanye pun harus tetap mematuhi protokol kesehatan, yang mana harus memakai masker dan jaga jarak untuk mengantisipasi adanya kerumunan.

Baca Juga :  KPU Gelar Debat Publik Tahap Pertama Untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Malang

KPU Kabupaten Malang telah melaksanakan rapat koordinasi bersama, dalam rapat tersebut telah di tentukan mengenai hal-hal penting untuk kelancaran acara debat kali ini. di antaranya dalam penetuan desain acara debat, undangan, keamanan dan protokol kesehatan, tata tertib selama acara debat, dan lain-lain

Sebagaimana tercantum dalam Keputusan KPU RI Nomor 465 Tahun 2020, debat akan dilaksanakan dengan peserta yang dibatasi, undangan yang dapat menghadiri acara debat publik tersebut meliputi :

a. Pasangan Calon Nomor Urut 1 (Sanusi dan Didik Gatot Subroto), Nomor Urut 2 (Lathifah Shohib dan Didik Budi Muljono), dan Nomor Urut 3 (Heri Cahyono dan Gunadi Handoko);

b. 2 (dua) orang perwakilan Bawaslu Kabupaten Malang;

c. 4 (empat) orang Tim Kampanye Pasangan Calon Nomor Urut 1 – Malang Makmur, Nomor Urut 2 – Malang Bangkit, dan Nomor Urut 3 – Malang Jejeg; dan

d. 5 (lima) orang anggota anggota KPU Kabupaten Malang.

Pelaksanaan debat publik atau debat terbuka antar masing-masing calon bupati dan wakil bupati ini bertujuan untuk:

Baca Juga :  Evaluasi Panelis Debat Pertama, KPU Kabupaten Kediri Harapkan Lebih Baik di Debat Publik Kedua

a. menyebarluaskan profil, visi, dan misi, serta program kerja para Pasangan Calon kepada Pemilih dan masyarakat;

b. memberikan informasi secara menyeluruh kepada Pemilih sebagai salah satu pertimbangan Pemilih dalam menentukan pilihannya; dan

c. menggali lebih dalam dan luas atas setiap tema yang diangkat dalam kegiatan debat publik atau debat terbuka.

Debat publik perdana tahun ini akan berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Malang dan mengusung tema “Kesejahteraan Rakyat”. Setelah menggunakan tema debat pertama yakni kesejahteraan rakyat, ketiga paslon akan melakukan debat publik yang kedua dan ketiga pada Bulan November dan Bulan Desember 2020.

Pilkada Kabupaten Malang tahun 2020 ini akan diikuti oleh tiga kontestan yakni nomor urut pertama pasangan Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi). Selanjutnya ada Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) dengan nomor urut dua. Serta yang terakhir dari paslon perseorangan yakni Heri Cahyono-Gunadi Handoko.

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait