Dana Minim Tetap Bisa Kuliah di Luar Negeri? Ini Rekomendasi dan Tipsnya - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Dana Minim Tetap Bisa Kuliah di Luar Negeri? Ini Rekomendasi dan Tipsnya
Ilustrasi pembelajaran di sebuah perguruan tinggi (Foto: Pixabay.com)
BERITA Kanal Artikel

Dana Minim Tetap Bisa Kuliah di Luar Negeri? Ini Rekomendasi dan Tipsnya

Satukanal.com, Nasional – Kuliah  di luar negeri memang merupakan cita-cita kebanyakan peserta didik yang baru lulus SMA. Selain, karena dapat menimba ilmu di negara lain, kalian juga bisa menambah pengalaman, memperluas pertemanan, hingga belajar budaya negara yang kalian tempati.

Jika kalian menyukai tantangan dan hal-hal baru, menempuh pendidikan di luar negeri bisa dicoba. Selain itu, kuliah di luar negeri juga akan meningkatkan kesempatan kamu untuk memulai karier di luar negeri, lebih fasih berbahasa asing.

Apabila kalian berminat berkuliah diluar negeri namun hanya mempunyai dana pas-pasan, QS World Rankings melalui laman resmi mereka memberikan beberapa pilihan negara yang menawarkan biaya rendah atau bahkan biaya kuliah gratis. Simak selengkapnya.

1. Universitas negeri di Jerman

Kini, minat pelajar internasional untuk kuliah di Jerman nampaknya semakin tinggi. Salah satu alasannya ialah sebagian besar universitas negeri di Jerman memberikan keringanan biaya kuliah bahkan gratis.

Keringanan biaya kuliah ini berlaku baik untuk mahasiswa Jerman maupun mahasiswa internasional. Hanya sedikit biaya yang dibebankan oleh universitas, yakni:

  • 170-280 dolar AS (Rp 2,4 juta-Rp 3,9 juta) untuk menutup biaya administrasi. Kecuali untuk negara bagian Baden-Württemberg di barat daya Jerman, yang mulai memperkenalkan kembali biaya sekolah untuk siswa non-Uni Eropa sejak musim gugur 2017
  • Mahasiswa harus membayar sekitar 1.660 dolar AS (atau sekitar Rp 23,6 juta) per semester.

Sistem pendidikan berkualitas tinggi membuat prospek studi di Jerman semakin menarik bagi calon mahasiswa dan orangtua di seluruh dunia. Belum lagi, lebih dari 40 universitas Jerman masuk dalam peringkat QS World University Rankings, tertinggi diambil Technical University of Munich.

Baca Juga :  Mulai 2022, BPJS Kesehatan Terapkan Kelas Standar

2. Universitas negeri di Perancis

Diketahui, kuliah di universitas negeri di Perancis, sebagian besar biaya perkuliahan ditanggung oleh negara, yakni sekitar 190 dolar AS (atau sekitar Rp 2,7 juta) per tahun di tingkat sarjana untuk siswa Uni Eropa.

Mulai tahun akademik 2019/2020 siswa non-Uni Eropa akan mulai membayar tarif lebih tinggi sebesar 3.065 dolar AS atau sekitar Rp 43,5 juta per tahun untuk gelar sarjana.

Namun, pemerintah Perancis menambah tiga kali lipat jumlah penerima beasiswa internasional, dari 7.000 menjadi 21.000. Sehingga, mahasiswa internasional sangat mungkin untuk mendapatkan beasiswa untuk keringanan biaya pendidikan bahkan biaya hidup.

3. Universitas swasta di Argentina

Universitas swasta di Argentina sebagai gambaran dapat membebankan biaya hingga 5.000 dolar AS atau sekitar Rp 70,8 juta setahun. Dalam QS Best Student Cities 2019, ibu kota Argentina Buenos Aires masuk dalam peringkat ke-31.

Sehingga, mahasiswa Argentina semua menikmati akses ke universitas gratis, sementara mahasiswa internasional dapat ikut dengan nominal biaya yang relatif terjangkau untuk mendaftar di universitas negeri di negara itu.

4. National Taiwan University (NTU)

Selanjutnya ada Taiwan yang menawarkan kualitas bagus dengan universitas-universitas top yang menawarkan program dengan biaya terjangkau. Sebagai contoh, National Taiwan University (NTU).

Universitas ini merupakan universitas terbaik dengan peringkat ke-69 di QS World University Rankings, hanya mengenakan biaya 3.200-3.965 dolar AS (atau sekitar Rp 45,3 juta-Rp 56,1 juta) per tahun pada 2017/2018. Di QS Best Student Cities 2019, Taipei menempati peringkat ke-17 di dunia dan masuk peringkat ke-14 untuk keterjangkauan biaya kuliah.

Baca Juga :  Hati-Hati! Ini Ciri Pinjol Ilegal yang Perlu Diwaspadai

Sementara itu, melansir dari laman Liputan6.com, terdapat tips tambahan yang dapat membantu kalian untuk mempersiapkan studi ketika di luar negeri.

1. Gali Informasi soal program kuliah yang diminati

Cara pertama yakni dengan, mencari informasi tentang program perkuliahan yang akan Anda ambil seperti cara pendaftarannya, bagaimana tentang sistem perkuliahnnya, dan lain sebagainya.

2. Buat Visa Belajar

Setelah kalian memutuskan mengambil salah satu program kuliah yang diminati, segera membuat visa pelajar. Hal tersebut dilakukan karena kalian akan melakukan perjalanan keluar negeri untuk belajar dan kalian harus membuat visa khusus pelajar untuk mendapatkan izin resmi.

3. Siapkan Berkas yang dibutuhkan

Selanjutnya, hal yang paling penting yakni mempersiapkan berkas tambahan seperti transkip nilai, ijazah, rapor pendidikan terakhir, surat rekomendasi dari kampus atau pendidikan sebelumnya, serta data diri lainnya.

4. Belajar budaya negara yang dituju

Sebelum berangkat menimba ilmu di negeri orang, belajarlah budaya negara yang akan dituju. Setiap negara memiliki kultur yang berbeda sehingga akan berpengaruh juga dengan bagaimana Anda bersosialisasi nantinya. Maka dari itu setidaknya Anda tahu tentang beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di negara tersebut.

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait