Dampak Tol Mapan, Jumlah Uang Masuk ke Malang Capai Rp 20,44 Triliun | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA STRAIGHT NEWS

Dampak Tol Mapan, Jumlah Uang Masuk ke Malang Capai Rp 20,44 Triliun

Keberadaan tol Mapan (Malang-Pandaan) rupanya membawa dampak yang positif. Tak hanya mempermudah perjalanan pengendara dari luar kota yang ingin ke Malang, tapi andil itu juga membawa nilai perputaran uang di Malang Raya semakin meningkat.

Berdasarkan catatan data dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, uang yang masuk atau inflow di wilayah Malang hingga pertengahan Desember 2019 ini mencapai Rp 20,44 triliun. Jumlah tersebut meningkat lebih besar dibandingkan target BI senilai Rp 17,38 triliun.

Kepala Tim Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang Rupiah, Layanan dan Administrasi KPwBI Malang Rini Mustikaningsih mengatakan, tingginya jumlah uang yang masuk ke Malang sudah terasa sejak Oktober 2019 lalu. Besarannya didominasi uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribuan.

“Sejak dibukanya tol, memang terjadi lonjakan uang masuk ke Malang naik sebesar Rp 117 persen untuk pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu,” ungkapnya.

Tak dapat dipungkiri, keberadaan tol Mapan juga memiliki andil dalam peningkatan di sektor pariwisata di Malang. Hal itu berdampak juga terhadap inflow saat ini.

“Dengan adanya tol, akses orang luar Malang untuk wisata ke Malang menjadi lebih mudah. Hal ini juga membuat usaha retail makin berkembang,” imbuh Rini.

Apalagi, pada momen Natal dan tahun baru (Nataru), peningkatan uang semakin besar. Terbukti dari permintaan uang pecahan di setiap perbankan yang dinilai semakin tinggi mendekati Nataru kali ini. Perbandingannya, tahun lalu penarikan sebasar Rp 100 miliar. Sedangkan 2019 ini meningkat jadi Rp 150 miliar.

“Di Malang Raya saat ini tinggi sekali permintaan penarikan uang pecahan besar. Tetapi kami juga tetap melayani penukaran uang pecahan kecil,” ucapnya.

Kanal Terkait