Dampak Pengurangan Dana BOS, Sekolah Madrasah Kabupaten Kediri Potong Gaji Guru Hingga 40 Persen | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Dampak Pengurangan Dana BOS, Sekolah Madrasah Kabupaten Kediri Potong Gaji Guru Hingga 40 Persen
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Dampak Pengurangan Dana BOS, Sekolah Madrasah Kabupaten Kediri Potong Gaji Guru Hingga 40 Persen

SATUKANAL.com, KEDIRI  – Beberapa Kepala Sekolah Madrasah Kabupaten Kediri, melakukan pemotongan gaji para guru hingga 40 persen, sebagai dampak dari pengurangan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Selain itu juga dilakukan pengurangan kuota dan BOS untuk para siswa sebanyak 50 persen. Yang semula sebanyak 135 siswa, kini hanya menjadi 64 siswa masing-masing menerima 700 ribu per semester.

“Dampaknya luar biasa, saya sendiri tidak tega, memberi gaji kepada guru-guru saya saja sudah sangat minim. Kemudian ditambah adanya pemotongan, yang notabene mereka adalah guru swasta blm terferivikasi. Sehingga pendapatan mereka satu bulan, tidak lebih dari satu juta,” kata Kepala Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Arrosyaad, Desa Balong, Kecamatan Ringinrejo, Nurul Fuat Asshofi, saat di konfirmasi Satukanal.com, Kamis (5/11/2020).

Baca Juga :  DKPP Kabupaten Kediri, Dampingi 9 Lokasi Produk Pangan dengan Sertifikasi Prima

Selain itu juga disebutkan, dilakukan pengurangan anggaran BOS tersebut sebesar 100 ribu untuk setiap para siswa penerima bantuan.

Ia mengungkapkan pengurangan tersebut terjadi di seluruh tingkatan RA, MI, MTs, dan MA di Kabupaten Kediri. Tentunya sangat menjadi beban yang sangat berat, bagi seluruh elemen sekolah madrasah.

Sementara itu saat di konfirmasi Satukanal.com, Enim hartono, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri, mengatakan permasalahan tersebut akan segera dipenuhi pada bulan November.

Baca Juga :  Evaluasi Panelis Debat Pertama, KPU Kabupaten Kediri Harapkan Lebih Baik di Debat Publik Kedua

Secara umum hal tersebut terjadi secara nasional. Disebutkan, memang terjadi pemerataan tetapi dengan besaran yang berbed-beda, sebab pengusulan disetiap daerah tidak sama.

Selanjutnya, dikatakan untuk selaku pejabat di daerah Kemenag daerah yang betugas hanya sebagai pengusul. Dan seterusnya di usulkan ke Kantor Wilayah (Kanwil), dilanjutkan hingga ke Jakarta.

“Dan alhamdulillah, jawaban Jakarta, yang disampaikan oleh Kanwil. Insyallah akan segera dipenuhi pada bulan November,” tutupnya.

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait