SATUKANAL.COM
virus Corona atau Covid-19
Foto : Nur Miftahul Fuad Kabid Dikdas, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri
BERITA ISU PILIHAN STRAIGHT NEWS

Dampak Corona, Disdik Kabupaten Kediri Imbau Guru dan Murid Tidak Bersentuhan Fisik Saat di Sekolah

SATUKANAL, KEDIRI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri mengeluarkan imbauan terkait pencegahan penularan virus Corona atau Covid-19 kepada setiap sekolah di wilayah tersebut. Disdik menghimbau setiap guru dan murid tidak bersalaman dengan cara bersentuhan saat berada di sekolah, termasuk ketika kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.

Nur Miftahul Fuad, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mengatakan, imbauan tersebut adalah tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) No 3 tahun 2020.

“Kurangi kontak secara langsung fisik yaitu salaman. Kemudian (dilarang) berjabat tangan di sana dengan teman atau dengan gurunya,” kata laki-laki yang akrab disapa Fuad tersebut.

Baca Juga :  Satu Positif, 11 Rumah Sakit di Kabupaten Kediri Beri Komitmen Tak Akan Tolak Pasien Corona

Fuad juga mengatakan, sebagai ganti salaman, Dinas Pendidikan untuk sementara mengganti salaman jarak jauh (sungkem). Yakni dengan menangkupkan tangan di depan dada. Hal itu, agar antara guru dan murid tidak ada kontak fisik.

“Kami kan punya program namanya 5S, senyum, sapa, salam, sopan, dan santun. Senyumnya tetap, kemudian sapanya tetap, salamnya ini bisa dengan tidak harus berjabat tangan tapi bisa dengan… seperti sungkem,” tuturnya.

Namun, saran ini baru disampaikan secara lisan. Sejauh ini Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri belum mengeluarkan surat yang menjabarkan SE No 3 tahun 2020, termasuk aturan pengganti salaman guru-murid di sekolah.

Baca Juga :  96 Orang Di Indonesia Positif Virus Corona

“Sebenarnya sempat kami berpikir untuk mengeluarkan (surat). Tapi setelah kami lihat dari surat itu (dari Kemendikbud) sebenarnya sudah cukup jelas di sana. Masing-masing butir itu sudah cukup operasional sekali,” jelasnya.

Selain salaman, Fuad juga memberikan sejumlah saran ke setiap satuan pendidikan di Kabupaten Kediri. Misalnya murid yang sakit sebaiknya meliburkan diri dan segera berobat ke pusat kesehatan terdekat.

“Di masing-masing sekolah hari ini sudah tersedia sarana dan prasarana cuci tangan, itu saya minta untuk cuci tangan. Kemudian disediakan sabun di sana agar kondisi anak-anak steril ketika masuk kelas,” pungkasnya.

Pewarta: Muchlis Ubaidhillah

Redaktur: N Ratri

    Kanal Terkait