Dalam Sehari, Hujan Deras Picu Bencana di Dua Kecamatan di Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Dalam Sehari, Hujan Deras Picu Bencana di Dua Kecamatan di Malang

Angin kencang kembali mengguncang Kabupaten Malang. Tidak tanggung-tanggung, dua kecamatan menjadi korban keganasan gejolak alam tersebut, Minggu (24/2/2019).

Kasubsi Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Mudji Utomo menuturkan, insiden pertama kali terjadi di kawasan Kecamatan Wagir. Tepatnya di Desa Gondowangi, sekitar pukul 13.40 waktu setempat. Saat itu hujan deras terjadi di daerah Kecamatan Wagir.

Sekitar 1,5 jam kemudian, hujan dengan intensitas tinggi memicu hembusan angin kencang. Akibatnya, satuchannel pohon yang ada di halaman rumah salah satuchannel warga Dusun Gedangan, yang bernama Susiana tumbang. “Akses jalan penghubung di sekitar lokasi kejadian sempat lumpuh total, lantaran pohon yang roboh dan menutup akses jalan,” kata Utomo, Senin (25/2/2019).

Baca Juga :  Area Wisata di Kota Malang Diuji Coba, Siapkan Protokol Kesehatan dan PeduliLindungi

Tidak berhenti disitu, sekitar pukul 16.30 hujan deras yang disertai angin kencang juga sempat mengguyur wilayah Kecamatan Kasembon. “Akibatnya dua bangunan milik warga yang ada di Dusun Baraan Desa Pait, roboh akibat tertimbun longsor,” sambung Utomo.

Utomo menambahkan, akibat musibah longsor, plengsengan kandang ternak sapi milik Ngadi (52) mengalami rusak berat. Selain itu, material longsor juga menimbun dapur dan kandang ternak milik tetangganya yang bernama Sugito (43). “Kami masih melakukan pendataan terkait kerugian akibat bencana di dua Kecamatan tersebut. Namun sementara ini ditafsir jika kerugian akibat longsor mencapai lebih dari Rp 20 juta,” imbuhnya.

Mengetahui insiden ini, tim gabungan dari PMI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, relawan, dan perangkat desa setempat diterjunkan ke lokasi kejadian.

Baca Juga :  Dinkes Tancap Gas, Kejar Ketertinggalan Vaksin Dosis 2

Hingga berita ini ditulis, tim gabungan beserta warga masih melakukan upaya evakuasi akibat bencana. “Saya menghimbau agar masyarakat Kabupaten Malang lebih waspada jika hujan deras turun, sebab bisa memicu musibah angin kencang dan sebagainya,” himbau Utomo.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memprediksi jika deretan bencana mulai dari angin kencang, banjir, hingga tanah longsor diprediksi masih bakal terus berlangsung hingga akhir bulan Februari.

“Hingga akhir bulan, awan Cumulonimbus menyebabkan hujan deras yang disertai petir. Hal ini memicu terjadinya berbagai musibah, salah satuchannelnya angin puting beliung,” ujar Kasi Observasi dan Informasi BMKG Karangploso, Anung Suprayitno.

Kanal Terkait