Daftar Bacalon N1, Arief Wicaksono Disambut Karpet Merah di 'Rumah Sendiri' - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Penetapan Arief Wicaksono sebagai tersangka ubah peta politik (Iqbal)
BERITA

Daftar Bacalon N1, Arief Wicaksono Disambut Karpet Merah di ‘Rumah Sendiri’

Satuchannel.com, Kota Malang – Ketua DPRD kota malang,  Moch Arief Wicaksono hari ini resmi mengambil formulir pendafataran sebagai calon wali kota malang, Kamis (15/6). Bertempat di kantor DPC PDIP yang berada di Jalan R.Panji Suroso No 5C, Kecamatan Blimbing,Kota Malang, Arief datang sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan mobil. Selama perjalananya dari kediamanya, Arief diarak oleh rombongan konvoi oleh pengurus baik dari DPC, PAC mapun ranting.

Kedatangannya di Kantor DPC itu disambut dengan upacara yang meriah oleh pengurus maupun Tim 5 yang telah menunggu sebelumnya. Karpet merah, rangkaian bunga melati menyambut kedatangannya itu. Setelah itu, sebelum masuk dan melakukan pendafataran Arief dan anggota PDI yang berada di sana bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Arief mengaku bila keputusannya untuk maju dalam pilkada 2018 ini sebagai bakal calon walikota merupakan dorongan yang diperoleh dari teman-temannya maupun pengurusnya. Melalui sekretaris DPC yang berperan sebagai juru bicaranya saat itu, juga disampaikan bila Arief didukung oleh 57 ranting dan 5 PAC secara bulat.

Arief Wicaksono Disambut Karpet Merah (Iqbal)

“Tidak ada satupun yang menolak Arief, utuh. Maka dengan rule model arif yang memang mampu mengerakan anak muda, pantas jika arif mendapat rekom DPP,” tegas Abdul Hakim.

Selain itu, terkait rekom, Abdul hakim juga optimis bila Arief akan mendapatkan itu dari pengurus pusat. Ia berpendapat, dibandingkan bacalon yang bukan berasal dari internal, Arief lebih pantas dan berhak memdapatkan rekom karena diperkuat dalam kontitusi partai PDIP yang mengatur mengenai pemilihan. Di pasal 9 ayat 1 poin a disebutkan bila partai menugaskan anggota partai sebagai calon kepala daerah atau sekaligus dengan Calon Wakil Kepala daerah apabila perolehan suara partao 25% ke atas atau perolehan kursi partai 20 % ke atas.
“Maka tidak ada celah lagi bagi Arief untuk tidak mendapatkan rekom dari pusat, kami optimis dengan itu,” pungkas Abdul Hakim.

Tak hanya itu, dalam undang-undang yang sama tepatnya pada pasal 31 poin satu semakin memperkuat posisi Arief. Di sana disebutkan bila, Anggota atau kader partai yang sedang menjabat sebagai dan atau pimpinan DPRD kabupaten/kota yang akan mendaftarkan diri sebagai bakal calon harus mendapatkan ijin dari DPD partai. Untuk hal ini, Abdul hakim telah menunjukan bila Arief sudah mendapatkan izin itu dalam bentuk surat atau tulisan yang juga ditunjukan saat pendaftaran tadi.

Arief Wicaksono bersama rombongan (Iqbal)

Sementara itu, Arief Wicaksono juga sempat memberikan pernyataaannya seusia tahapan administrasi pengambilan formulir selesai. Ia menegaskan bila sebelumnya keinginannya menjadi wali kota ini merupakan murni keinginan dari massa akar rumput. Terkait dengan rekom, kendati akan pasrah sepenuhnya pada keputusan DPP, Arief juga merasa optimis bila rekom akan jatuh padanya.

” Saya akan Tegak lurus terhadap keputusan DPP. Saya juga optimis, itu dapat dilihat dulu dari semua peersiapan yanh ada seperti tim pemenanganya, mesin politiknya dan sebagainya” ujar Arief

Dalam kesempatan itu, Arief beserta Tim juga memberikan uang gotong royong sebesar Rp 25 Juta kepada pihak tim 5, yang memang sudah menjadi syarat kententuan bagi setiap bacalon yang ingin mendaftarkan melalui PDIP. Uniknya, uang gotong royong dikumpulkan bersama-sama dari 5 PAC yang mendukung Aried untuk maju sebagai N1. Hal itu juga menjadi bukti bila semua anggota PDIP baik dari tingkat anak ranting hingga cabang mendukung sepenuhnya pencalonan Arief ini.

Setelah semua usai, Arief meninggalkan tempat pendaftaram dengan kembali diiringi konvoi sekitar pukul 11.30 WIB siang tadi. (Iqb)

Kanal Terkait