SATUKANAL.COM
Sweeping
BERITA

Curiga Ada Gerakan Demonstrasi, Polres Malang Kota Lakukan Sweeping, Sejumlah Siswa Diamankan

Satukanal.com – Puluhan siswa sekolah dihentikan aparat kepolisian. Sore ini (Kamis, 26/9) petugas melakukan sweeping terhadap pelajar SMA, SMK, maupun SMP di mulai dari area Stasiun Kota baru hingga depan Kantor DPRD Kota Malang.

Dari pantauan kami, beberapa dari mereka didapati hendak akan melakukan aksi demonstrasi.

Hal itu terlihat dari pengecekan pihak kepolisian terhadap HP yang dibawa siswa sekolah tersebut, di mana dari status WA kedapatan sesuatu yang mengarah ke indikasi demonstrasi.

Kemudian ada juga yang kedapatan membawa gergaji, bahkan menyelipkan tulisan ‘Hanya Ada Satu Kata Lawan’, ‘Entah Apa Yang Merasukimu DPR?’dan masih ada yang lainnya.

Salah seorang polisi sempat menanyai pelajar tersebut, hendak akan melakukan apa.

Pelajar itu menjawab ingin ikut-ikutan aksi karena mendapat broadcast atau pesan berantai yang tersebar di media sosial.

Ia juga manyatakan, jika demonstrasi yang akan diikutinya berkaitan dengan yang tengah ramai di media sosial.

“Demo apa? Kamu paham UU nggak? kayak gimana emangnya itu yang ramai?,” ujar salah satu petugas kepolisian.

Pelajar itupun menjelaskan apa yang diketahuinya, “Masak saya punya ayam pak ya, terus kena denda Rp 10 juta,” ucapnya.

“Yang di denda ayamnya apa orangnya? Tahu darimana itu? ” ungkap polisi lainnya.

“Orangnya pak, saya tahu dari media sosial itu,” tambah pelajar itu.

Sempat saling tanya jawab, namun para pelajar tersebut akhirnya diangkut menggunakan kendaraan polisi menuju Polres Malang Kota.

Sementara itu, Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mangatakan jika mendapat informasi terkait adanya rombongan siswa sekolah yang tergabung dalam grup sosial media, di mana hal itu kepolisian bergerak untuk melakukan oengecekan di wilayah Malang Kota.

“Beberapa rombongan adik-adik ini tergabung dalam satu grup yang mana mengajak adik-adik sekolah khususnya tingkat SMA, dengan grupnya ini ‘pelajar bersatu’. Memang betul kita temukan dari beberapa pelajar mengikuti ajakan tersebut, dan instruksinya masih menunggu dari grup tersebut,” ujar dia.

Dari penyisiran di beberapa lokasi telah diamankan dari beberapa pelajar ini berupa sajam, gir, dan ada pil koplo.

Hingga kini para pelajar masih dilakukan pemeriksaan di Polres Malang Kota untuk selanjutnya akan dibina dan dikembalikan kepada orang tuanya.

“Kami ini masig menganulir dulu, kemudian akan menghubungi orang tua yang bersangkutan,” imbuhnya.

Pihaknya juga terus melakukan penyelidikan lebih lanjut siapa yang menjadi otak di balik grup tersebut hingga mengajak anak-anak sekolah melakukan hal-hal yang merugikan keamanan khususnya di wilayah Malang Kota.

“Tim kami masih menelusuri otak di balik yang mengakak mereka untuk keluar sekolah atau membolos, dan akan melakukan hal-hal yang merugikan keamanan di wilayah kususnya Malang Kota,” pungkasnya.

Kanal Terkait