Cuaca Berubah-ubah, Imbas Peralihan Musim - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Cuaca Berubah-ubah, Imbas Peralihan Musim
Foto: BMKG
BERITA Kanal Highlight

Cuaca Berubah-ubah, Imbas Peralihan Musim

SATUKANAL.com, MALANG Peralihan musim hujan ke kemarau, membuat cuaca belakangan ini sering berubah-ubah secara cepat. Hujan turun hampir setiap sore, meski diawali dengan siang hari yang terik. Dampak La Nina yang telah beberapa bulan lalu menjadi alasannya. Menyebabkan hujan dengan intensitas rendah-menengah sampai Mei mendatang.

Berubah-ubahnya cuaca juga dinilai sebagai hal yang wajar. “La Nina masih dapat berkontribusi pada peningkatan massa udara basah dan lembab di sekitaran wilayah Indonesia,” terang Prakirawan Cuaca BMKG Malang, Linda Fitrotul hari ini (20/4). Selain La Nina, ada faktor pendukung lain yang mempengaruhi. Fenomena Monsun Asia yang mengakibatkan aliran massa udara dari wilayah belahan bumi utara, juga berpengaruh terhadap pembentukan awan hujan.

Baca Juga :  Siap Siap! Bansos PPKM Kota Malang Segera Cair

Tetapi melemahnya Monsun Asia pada akhir Maret lalu mengindikasikan puncak musim hujan akan segera berakhir. “Setalah itu akan memasuki musim peralihan dari hujan ke kemarau,” paparnya. Dari situlah ditemui beberapa ciri perubahan musim. Misalnya perubahan kondisi cuaca yang relatif lebih cepat. Akan banyak ditemui kondisi panas di siang hari, namun sudah hujan saat memasuki sore.

Beberapa fenomena pada peralihan musim juga harus diwaspadai. Adanya hujan lebat disertai petir, puting beliung, watersprout dan hujan es contohnya. Apalagi dengan kondisi topologi wilayah Malang Raya yang merupakan dataran tinggi. Menyebabkan berbagai potensi bencana tersebut memiliki kemungkinan terjadi lebih tinggi. Terbukti dengan beberapa tanah longsor yang melanda beberapa bulan kebelakang.

Baca Juga :  Sukses Jadi Kampus Unggul, STIE Malangkucecwara Lolos Berbagai Program Hibah

Karena itu, masyarakat dihimbau untuk tetap berhati-hati dan waspada pada cuaca ekstrem. “Semua harus paham dan waspada dengan cuaca ektrem yang terjadi. Berhati-hati pada hujan yang masih turun dan potensi bencana lainnya,” tutupnya.

 

 

 

 

Pewarta : Wildan Agta Affirdausy
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait