Covid-19 Makin Merebak, Liburan Akhir Tahun 2020 Resmi Dipangkas 3 Hari | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
liburan akhir tahun 2020
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Covid-19 Makin Merebak, Liburan Akhir Tahun 2020 Resmi Dipangkas 3 Hari

SATUKANAL.com, NASIONAL– Liburan akhir tahun 2020 dipangkas pemerintah RI sebanyak tiga hari. Awalnya, cuti bersama yang beriringan dengan libur natal 2020 dan tahun baru 2021 ini berjumlah 11 hari.

Keputusan tersebut dilakukan lantaran mendekati desember ini jumlah covid-19 justru terus mengalami peningkatan. Bahkan setiap kali libur panjang, jumlah positif covid-19 akan mengalami peningkatan.

Seperti halnya oktober kemarin, libur panjang pada bulan tersebut juga memberikan lonjakan angka postif covid-19 di sejumlah daerah.

Melansir dari website resmi satgas covid-19, lebih dari 500.000 terkonfirmasi positif hingga saat ini. Dikhawatirkan libur akhir tahun 2020 jika tetap dipaksakan akan menumbang lebih besar angka positif corona. Mengingat dalam waktu dekat pula, sejumlah agenda pilkada juga akan berlangsung.

Baca Juga :  5 Game Bertema Covid-19 Yang Dapat Dimainkan Saat Di Rumah Saja

Hal senada disampaikan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy yang mentakan bahwa pemangkasan libur akhir tahun hanya bisa dilakukan pada hari-hari cuti bersama yang jatuh di Desember 2020 dan Januari 2021.

“Intinya kita sesuai arahan putuskan bahwa libur natal dan tahun baru tetap ada.Adapun liburnya, mulai 24 sampe 27 Desember 2020 adalah libur natal. Kemudian untuk 28-30 Desember 2020 tidak libur. Libur baru pada 31 Desember 2020 dan 1-3 Januari 2021,” jelasnya.

Lanjutnya, bahwa tanggal 28,29 dan 30 Desember 2020 tidak libur tetapi tetap kerja biasa. Kemudian tanggal 31 desember adalah libur pengganti idul fitri dan tanggal 1, 2 dan 3 januari adalah weekend.

Keputusan pemangkasan jatah libur dan cuti bersama akhir tahun ini diputuskan dalam rapat bersama Menko PM dengan Kemenaker, Kemenpan RB dan Kemenag yang tertuang dalam Surat keputusan Bersama (SKB) para menteri.

Baca Juga :  Ringankan Perekonomian Pekerja Seni dan Pelaku Usaha, Pemkot Batu Berikan BST Profesi

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan bahwa dalam Rapat Terbatas Senin (30/11/2020), Presiden memberikan penekanan lebih keras lagi terkait penanganan covid-19.

Menurutnya, Presiden selalu menggunakan pendekatan data dan data menunjukkan kenaikan covid-19 sebesar 1,4.

“Presiden sekali lagi tidak menginginkan kita menjadi teledor, karena itu ditegaskan kembali kemarin. Ini penting untuk ditekankan kembali agar semuanya dari kita waspada. Itu sebenarnya dibalik penekanan keras Presiden,” jelas dia dilansir dari kompas.com.

 

 

Pewarta: Adinda A.I.U.
Editor: Redaksi Satukanal

 

Kanal Terkait