SATUKANAL.COM
Corona Belum Reda, Ada Warga Kediri yang Urus Paspor ke China
Pemohon paspor tengah menunggu antrean di Kantor Imigrasi Kediri. (Foto: Isnatul Chasanah)
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Corona Belum Reda, Ada Warga Kediri yang Urus Paspor ke China

SATUKANAL, KEDIRI – Sejak naik kelas menjadi kantor Imigrasi klas II, permintaan pengurusan paspor di Imigrasi Kabupaten Kediri meningkat. Per Januari 2020, ada 1.844 permintaan pengurusan paspor baru.

Sebagian besar, masyarakat mengurus paspor untuk keperluan umroh. Atas dasar itu, Kantor Imigrasi Kabupaten Kediri menambah kuota harian.

“Berdasarkan permintaan masyarakat, kuota ditambah, menjadi 170 kuota per hari,” ujar Iqbal Rifai, Kasi Dokumen dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Imigrasi Kabupaten Kediri.

Iqbal menambahkan, peningkatan tersebut dapat diindikasikan sebagai peningkatan ekonomi masyarakat.

“Sehingga banyak yang ingin bepergian ke luar negeri,” imbuh pria yang lama bertugas di Imigrasi Pangkal Pinang ini.

Disinggung soal pengurus paspor untuk tujuan pergi ke China di tengah merebaknya virus corona, Iqbal mengaku ada. Pengurus paspor tersebut, menurut keterangan Iqbal, akan pergi ke China untuk melanjutkan pendidikan di salah satu universitas.

Baca Juga :  Dinsos Kabupaten Kediri Banjir Pengajuan Kartu Indonesia Pintar dari Kecamatan

“Saya yakinkan, apa betul akan pergi ke China, dan untuk keperluan apa. Ternyata memang ada bukti penerimaan beasiswa dari universitas di sana,” terang Iqbal.

Meski demikian, masih kata Iqbal, pengurus paspor ini belum mendapatkan izin untuk masuk China. “Memang betul dapat beasiswa di China, tapi belum dapat izin masuk China, kemungkinan sampai nanti virus corona mereda,” jelas pria asal Palembang ini.

Namun, Imigrasi Kabupaten Kediri tetap melayani pengurusan paspor tersebut. Selain itu, sejak Selasa (11/2/2020) hingga Rabu (19/2/2020), pengurusan paspor calon jamaah haji telah dimulai.

Terhitung, ada 1.248 calon jamaah haji (CJH) dari Kabupaten Kediri yang akan terbagi dalam enam hari layanan. Sementara, dari Kota Kediri tercatat ada 253 CJH, Kabupaten Nganjuk 517 CJH, dan Kabupaten Jombang 1.108 CJH.

Baca Juga :  Masih Krisis Nikah Dini, Permohonan Dispensasi Usia di Kabupaten Kediri Sangat Tinggi

Khusus Kabupaten Jombang, pelayanan akan dilakukan petugas dari Kantor Imigrasi Kediri di Jombang. “Kita memakai alat mobile untuk biometrik dan wawancara. Waktu dan tempat masih dibicarakan,” ujar Iqbal.

Sebagai kantor imigrasi klas II, Kantor Imigrasi Kediri akan terus meningkatkan layanannya. Dalam waktu dekat, akan dibangun ruang berbentuk letter L di samping Halte Ramah HAM yang terletak di bagian luar gedung utama.

Ruang tersebut nantinya akan berfungsi sebagai pusat informasi awal. Pemohon yang baru datang dan belum mengetahui langkah pengurusan paspor dapat menuju ke ruang tersebut.

Sehingga, bagian dalam ruang utama diperuntukkan mereka yang sudah memiliki nomor antrean online dan membawa berkas yang siap diverifikasi.

Pewarta: Isnatul Chasanah

Redaktur: N Ratri

    Kanal Terkait