Coban Talun Rela Paceklik Pengunjung Demi Taat Aturan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Coban Talun Rela Paceklik Pengunjung Demi Taat Aturan
Wisata Coban Talun Sepi Pengunjung (Foto : Tim Satukanal)
BERITA Kanal Highlight Kanal Pesona

Coban Talun Rela Paceklik Pengunjung Demi Taat Aturan

Satukanal.com, Batu – Coban Talun yang biasa dipadati wisatawan kini nampak sepi. Tak ada lagi pemandangan warna-warni tenda di campground juga jajaran kendaraan di area parkir.

Hanya nampak seorang penjaga dan beberapa pedagang yang entah kepada siapa dagangan tersebut dijual.
“Memang semua wahana beserta Coban Talun sendiri sementara tutup. Mulai tanggal 3 dan sementara sampai 25 Juli mendatang,” ucap Koordinator Wisata Coban Talun, Samsul Huda pada Satukanal.com.

Penutupan tersebut merupakan bentuk pematuhan pihak pengelola terhadap regulasi yang berlaku.
Mereka tetap legowo, meski nihil pendapatan. Untuk perawatan sarana prasarana yang ada, pengelola sementara mengandalkan dana swadaya seadanya. Dengan adanya dana tersebut, destinasi tetap bisa terawat walaupun tidak ada pemasukan yang datang.

Baca Juga :  Dinkes Tancap Gas, Kejar Ketertinggalan Vaksin Dosis 2

Samsul menyebutkan, animo wisatawan sebelum munculnya PPKM Darurat telah membaik. Pada hari biasa, kurang lebih ada 50 pengunjung yang hadir. Sedangkan pada weekend jumlah wisatawan bisa menyentuh 300 sampai 600 orang.

Masyarakat bisa menikmati asrinya Coban Talun dan berbagai wahana di dalamnya dengan tiket seharga Rp 12 ribu per orang. Pemandangan indah untuk berswafoto tetap jadi andalan, tanpa mengubah sisi alami air terjun.

Samsul mengatakan, ketika regulasi kembali memperbolehkan mereka buka, banyak hal yang akan disiapkan. Contohnya kebersihan, air mengalir dan banner petunjuk protokol kesehatan (prokes). Khusus untuk air mengalir tentu jadi prioritas masa pandemi.

Baca Juga :  Sisa 300 Pasien Isoman, Kota Malang Gerak Cepat Pindahkan ke Isoter

Pengunjung akan mudah mendapatkan akses mencuci tangan atau sekedar bermain air. Hal tersebut sudah disediakan dan tinggal merapikan saja. Dia tidak menyalahkan pemberlakuan yang dilakukan pemerintah. Alasannya, ialah untuk menjaga kesehatan seluruh masyarakat.

Menurutnya, seluruh warga juga takut dengan adanya pandemi. Karena lawan yang dihadapi tak kasat mata. “Kami selalu mendukung pemerintah dan berdoa agar pandemi segera berlalu,” harapnnya.

 

Pewarta : Wildan Agta
Editor : Adinda

    Kanal Terkait