Ciptakan Inovasi Guna Transaksi Keuangan Akuntabel dan Transparan, Kemendikbud Raih Penghargaan Indonesia Government Procurement Awards | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ciptakan Inovasi Guna Transaksi Keuangan Akuntabel dan Transparan, Kemendikbud Raih Penghargaan Indonesia Government Procurement Awards
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Ciptakan Inovasi Guna Transaksi Keuangan Akuntabel dan Transparan, Kemendikbud Raih Penghargaan Indonesia Government Procurement Awards

SATUKANAL.com, NASIONALKementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meraih penghargaan Indonesia Government Procurement Awards dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam kategori Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah dengan inovasi pengadaan yang mendukung transparansi pengadaan belanja.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan Barang/Jasa (Rakornas PBJ) 2020 yang bertempat di Hotel Grand Savero, Kota Bogor, Jawa Barat tersebut menerima secara langsung penghargaan dari LKPP.

Acara yang dilangsungkan pada Rabu (18/11/2020) ini, diberikan kepada Kemendikbud karena menciptakan inovasi untuk pengadaan yang transparan. Nadiem mengatakan bahwa transparansi dan integritas merupakan hal utama yang harus dijunjung tinggi. Nantinya Kemendikbud tetap akan mengadirkan trobosan baru dalam pengadaan barang dan jasa, agar selalu memberikan manfaat lebih bagi masyarakat sehingga menimalisir adanya penyelewengan kewenangan.

Rakornas Pengadaan Barang dan Jasa pada tahun 2020 ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, para Menteri Kabinet Indonesia Maju dan sejumlah pimpinan dari beberapa daerah. Dalam acara tersebut Presiden Jokowi memberikan penjelasan bahwa, saat ini Indonesia tengah menghadapi tekanan yang tidak mudah untuk dilalui, karena adanya pandemi Covid-19 yang sedang melanda dan disisi lain perkembangan dari segi ekonomi juga harus tetap stabil. Jokowi mengatakan bahwa, peredaran uang yang semakin banyak melalui belanja pemerintah, hal tersebut mampu untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca Juga :  Bantuan Kuota Gratis Kemendikbud Cair 4 Hari Lagi

Pada sambutanya, Jokowi juga menjelaskan bahwa sudah saatnya pemerintah melakukan perubahan-perubahan dalam sistem pengadaan barang dan jasa. Tidak hanya memiliki system pengadaan barang dan jasa yang cepat, transparan, dan akuntabel namun juga harus mampu meningkatkan value for money dengan memberikan inovasi-inovasi yang bermanfaat besar bagi masyarakat.

Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah daerah juga dihimbau lebih memprioritaskan untuk membeli produk-produk dari dalam negeri seperti beberapa produk yang berasal dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Kita para pejabat yang telah diberi amanah harus berani mengambil resiko untuk kepentingan rakyat dan masyarakat sepanjang dilakukan dengan itikad baik dan tidak ada niatan untuk korupsi” ujarnya.

Baca Juga :  Tahun 2021 Kemendikbud Naikkan Anggaran Perguran Tinggi Sebesar 70%

Dalam pencapaiannya tersebut, Kemendikbud akan terus berupaya untuk mewujudkan transaksi keuangan yang akuntabel dan lebih transparan termasuk yang ada disatuan pendidikan. Hal tersebut diwujudkan Kemendikbud melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 tahun 2020 tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa oleh Satuan Pendidikan dan Suran Edaran Mendikbud Nomor 8 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Satuan Pendidikan melalui Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah).

SIPLah adalah salah satu trobosan Kemendikbud yang bertujuan untuk mewujudkan tata kelola keuangan pendidikan yang transparan dan akuntabel. Sehingga adanya SIPLah dapat mengelola setiap transaksi jumlah, jenis, dan lainnya agar dapat dikelola dengan baik sehingga menimalisir adanya pelanggaran.

Nadiem juga mengatakan bahwa, “melalui sistem pengadaan barang dan jasa Kemendikbud yang transparan dan akuntabel, tidak hanya kami mencegah pelanggaran, tetapi juga membantu satuan pendidikan, penyelenggara program, dan UMKM yang senantiasa kami libatkan. Inovasi ini turut membantu mengangkat ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi”.

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait