Cegah Penyalahgunaan Data Pribadi, Kominfo Minta Masyarakat Beri Watermark - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Cegah Penyalahgunaan Data Pribadi, Kominfo Minta Masyarakat Beri Watermark
Kartu tanda penduduk (KTP) (Foto: Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Cegah Penyalahgunaan Data Pribadi, Kominfo Minta Masyarakat Beri Watermark

Satukanal.com, Nasional – Pada Rabu (15/9/2021), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau untuk seluruh masyarakat agar memberi watermark saat akan membagikan data KTP elektronik berupa gambar.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi penyalahgunaan data oleh orang yang tidak dikenal. Dikarenakan, di dalamnya terdapat NIK, tanggal lahir, hingga alamat yang menjadikan KTP seringkali digunakan dan dijadikan syarat untuk mengurus berbagai keperluan.

Kominfo menyarankan agar setiap e-KTP yang digunakan untuk keperluan digital, harus diberikan watermark sebelum dibagikan. Melansir dari Instagram resminya, @kemenkominfo, berikut tata cara memberikan watermark pada file scan KTP :

  1. Foto KTP yang akan di scan
  2. Buka aplikasi edit foto, baik yang ada di ponsel atau di personal computer (PC)
  3. Klik fitur tambahkan tulisan yang ada dalam aplikasi
  4. Ketik informasi berupa tanggal scan dan kepentingannya, contoh: SCAN KTP PADA 01-09-2021 UNTUK VERIFIKASI E-WALLET
  5.  Posisikan tulisan di area kosong yang ada di KTP (Pastikan tidak menutup informasi pentingnya).
Baca Juga :  Lampu Hijau PTM Terbatas Bagi Perguruan Tinggi di Wilayah PPKM Level 1-3

Lantas, bagaimana jika dokumen yang diminta langsung difoto dalam aplikasi?

Menurut Kemenkominfo, masyarakat bisa menempelkan kertas kecil yang sudah ditulis tangan informasi sebagai watermark. Sama seperti saat diedit secara digital, watermark yang ditulis tangan di kertas kecil ini diletakkan di area yang kosong pada dokumen.

Kemenkominfo menjelaskan, jika pihak yang meminta scan KTP hanya untuk sebatas kebutuhan verifikasi, maka dokumen dengan watermark pasti akan diterima. “Pihak yang meminta memang sekadar butuh verifikasi dan nggak ada niatan jahat, pasti akan diterima kok bukti scan KTP dengan watermark-nya,” tulisnya.

Baca Juga :  Ingin Pasang Panel Surya di Rumah, Pahami Plus Minusnya Sebelum Memasang

Namun, jika pihak tersebut bersikeras meminta hasil scan polos tanpa watermark, anda patut curiga dan jangan melanjutkan proses tersebut. Tapi, kalau mereka kekeuh minta scan yang polosan dan #SobatKom mulai curiga, mending ditinggalin aja deh,” tutup Kominfo.

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait