Catat! 4 Pelangggaran Ini Bisa Sebabkan Peserta UTBK-SBMPTN Gagal - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Catat! 4 Pelangggaran Ini Bisa Sebabkan Peserta UTBK-SBMPTN Gagal
BERITA HIGHLIGHT

Catat! 4 Pelangggaran Ini Bisa Sebabkan Peserta UTBK-SBMPTN Gagal

SATUKANAL.com, NASIONAL– Pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer-seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (UTBK-SBMPTN) gelombang pertama dilangsungkan pada 12 hingga 18 April 2021. Pengawasannya berlangsung secara ketat dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Peserta UTBK-SBMPTN dihimbau oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) untuk mematuhi semua tata tertib ujian yang diberlakukan. Bagaimanapun juga, ada konsekuensi untuk pelanggaran yang dilakukan yang dapat membuat peserta gagal ujian.

Adapun jenis pelanggaran yang membuat peserta UTBK-SBMPTN gagal dan tidak bisa menerima sertifikat UTBK. Berikut ulasannya:

1. Kesalahan Pada Proses Pendaftaran

Kesalahan pada proses pendaftaran dapat berakibat buruk pada peserta UTBK-SBMPTN. Proses pendaftaran, menurut Budi Prasetyo selaku Ketua Pelaksana LTMPT, harus sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Misalnya, terkait pemasangan foto yang tidak sesuai dengan ketentuan sebagai foto identitas yang tertera pada kartu peserta UTBK-SBMPTN 2021. “Sebagai contoh, foto yang dipasang tidak semestinya seperti foto selfie, foto membelakangi kamera, foto berbanyak atau foto yang tidak kelihatan wajahnya,” ungkap Budi.

Baca Juga :  Kemenag Sebut Penyelenggaraan Ibadah Haji 2021, Belum Dapat Kepastian

2. Kartu Identitas Tidak Dibawa

Kartu identitas peserta merupakan salah satu hal yang wajib dibawa peserta ketika mengikuti pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2021. Budi menyebutkan bahwa jika peserta tidak membawa kartu identitas, hal tersebut dianggap sebagai bentuk pelanggaran. Pelanggaran ini pulalah yang menyebabka peserta tidak dapat mengikuti ujian dan tidak bisa memperoleh sertifikat.

3. HP Dibawa ke Ruang Ujian

Pelanggaran lai yang dapat menyebabkan peserta UTBK-SBMPTN 2021 tidak bisa mendapatkan sertifikat nilai yakni membawa telepon genggam atau handphone (HP) ke ruang ujian. “Bentuk pelanggarannya, misalnya dengan membawa telepon genggam, menangkap foto paada layar komputer, kerja saa dengan pihak lain serta hal lainnya,” terangnya.

Baca Juga :  Soal Pembukaan Wisata Saat Larangan Mudik, Ini Kata Pemerintah

4. Terlambat Datang

LTMPT telah memastikan bahwa tidak ada ujian susulan bagi peserta yang terlambat hadir. Mereka tidak diperkenankan untuk mengikuti ujian dan mendapatkan ujian susulan. Hal ini lantaran, keseluruhan tes UTBK-SBMPTN 2021 telah dijadwalkan rampung pada 4 Mei mendatang.

“Ujian susulan tidak mungkin dadakan. Artinya, kita tidak mungkin merelokasi atau mengganti ke hari setelah itu karena pada tanggal 4 Mei semua harus selesai tesnya dan harus clear. Sehingga, bisa diproses skoring, seleksi oleh rektor dan diumumkan hasilnya pada 14 Juni mendatang,” tutur Budi dikutip dari kompas.com.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

 

Kanal Terkait