Capai 11,53 persen, Kegiatan Usaha Dukung Pertumbuhan Ekonomi di Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Capai 11,53 persen, Kegiatan Usaha Dukung Pertumbuhan Ekonomi di Malang
BERITA HIGHLIGHT

Capai 11,53 persen, Kegiatan Usaha Dukung Pertumbuhan Ekonomi di Malang

Satukanal.com, Malang – Dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha atau SKDU Bank Indonesia Malang, Industri pengolahan dukung proyeksi pertumbuhan ekonomi pada triwulan II/2021.

Azka Subhan Aminurridho selaku Kepala Perwakilan BI Malang mengatakan bahwa optimisme kegiatan usaha tetap tumbuh positif pada triwulan II-2021 yang tercermin dari SBT (saldo bersih tertimbang).

Pertumbuhan kegiatan usaha di Kota Malang sebesar 11,53 persen lebih tinggi daripada SBT -29,08 persen (realisasi SBT triwulan I-2021).

Menurut Azka, Kegiatan usaha seperti Industi pengolahan diperkirakan masih anak mencatat kinerja usaha positif sebagaimana data dari SBT perkiraan tumbuh sebesar 6,10 persen.

Pertumbuhan kegiatan usaha ditengah pandemi Covid-19 ini, didorong oleh permintaan dari para konsumen yang mulai mengalami peningkatan.

Dampak lain dari peningkatan kegiatan usaha para pelaku usaha di Kota Malang salah satunya dimana, angka Covid-19 di beberapa wilayah Kota Malang mengalami penurunan. Selain itu, terlaksananya program vaksinasi oleh pemerintah setempat juga menjadi faktor peningkatan kegiatan usaha.

Baca Juga :  Mobil KaCa UMM, Sarana Pulihkan Trauma Anak-anak Pasca Gempa Malang

Sementara itu, pada sektor konstruksi dengan SBT prakiraan sebesar 2,26 persen sejalan dengan meningkatnya program-program pembangunan yang akan dilanjutkan pada 2021. Percepatan pembangunan proyek berdasarkan Perpres 80/2019 telah memasuki tahap konstruksi dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Pada tahun 2021 ini, Pemerintah Kota Malang juga turut menyusun program pembangunan antara lain pembangunan jembatan Tlogomas, pembangunan Malang Creative Center, jalan tembus Saxophone dan Sawojajar, pembangunan drainase per kecamatan, revitalisasi pasar, dan pembangunan 10 sumur resapan per kelurahan.

Kebijakan Pemerintah mengenai pemberian insentif pajak berupa relaksasi pajak atas barang mewah (PPnBM) mobil baru uang berlaku mulai 1 Maret 2021 lalu juga diharapkan dapat mendorong kinerja perdagangan.

Baca Juga :  Gempa Akan Terus Terjadi di Kabupaten Malang

Azka menjelaskan, Occupancy rate pada triwulan II/2021 juga diperkirakan akan mengalami perbaikan. Berdasarkan Prompt Manufacturing Index (PMI) – Bank Indonesia kinerja Industri Pengolahan triwulan I-2020 terindikasi mengalami peningkatan dengan indeks PMI-BI sebesar 42,42 persen, setelah periode sebelumnya tercatat PMI – BI sebesar 30,00 persen, dan 30,19 persen pada triwulan yang sama tahun lalu.

Perbaikan terjadi diseluruh komponen pembentuk PMI, terutama volume produksi dengan indeks 14,30 persen ditopang oleh volume total pesanan dengan indeks 13,06 persen, serta jumlah tenaga kerja dengan indeks 8,62 persen.

PMI triwulan II/2021 diprakirakan sebesar 35,35 persen, lebih rendah dari pada triwulan I/2021, sejalan dengan siklus normal kinerja industri pengolahan.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait