SATUKANAL.COM
BERITA

c Gasak Puluhan Celana Branded di Transmart

Baru lama berdiri, pusat perbelanjaan Transmart di Jalan Veteran, Klojen, Kota Malang, disatroni kawanan pencuri celana branded asal Mojokerto. Tak tanggung-tanggung, puluhan celana branded yang dicuri jika ditotal nilainya sampai berkisar Rp 20 jutaan.

Kejadian itu terjadi pada 10 Maret 2019. Kawanan pelaku pencurian yang berjumlah 5 orang menuju Transmart menggunakan sebuah mobil bernopol S 1814 SE dan parkir di parkiran Transmart.

Setelah itu, para pelaku langsung saja menuju counter tempat berjualan pakaian. Di sana para pelaku menyebar dan menuju stan-stan celana bermerek. Melihat situasi sekitar sudah dirasa aman, pelaku selanjutnya memasukkan beberapa potong celana ke dalam jaket miliknya.

Setelah berhasil memasukkan celana tersebut ke dalam jaket, para pelaku lantas keluar satu per satu menuju parkiran mobil. Di sana pelaku kemudian mengeluarkan pakaian yang telah dicuri dan mengumpulkannya di mobil tersebut.

Setelah itu, para pelaku kembali mengulangi aksinya dengan menyatroni stan-stan celana bermerek lain. Dan setelah berhasil, para pelaku kemudian kembali lagi ke mobil. Setelah menaruh barang yang mereka curi, belum puas para pelaku kembali lagi melakukan aksinya.

Setelah berulang-ulang ini, kemudian ada karyawan yang curiga dengan para pelaku, kok dari tadi bolak-balik. Namun karyawan ini tidak berani untuk melakukan tindakan. Setelah itu, mereka lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Klojen. Petugas langsung datang ke sana dan melakukan pengintaian terhadap orang-orang tersebut.

Setelah diselidiki dan ternyata memang terbukti melakukan pencurian, para pelaku langsung diamankan. Begitu mobilnya digeledah, ternyata ditemukan banyak celana yang merupakan barang curian. “Di situ mereka tak bisa mengelak,” ujar Kapolsek Klojen Kompol Budi Harianto (28/3/2019).

Dari situ, kemudian tiga pelaku ini berhasil diamankan petugas. Mereka adalah Sam (47), warga Jalan Pasar Gaplok, Jakarta Pusat; Poneran (38), warga Mojoroto, Kota Kediri; dan Darmin (22), warga Jalan Gajah Mada, Mojokerto. Semua pelaku tinggal di Mojokerto. Sementara dua rekannya kemungkinan telah kabur terlebih dahulu setelah mengetahui ketiga rekannya tertangkap.

“Dua rekannya kabur. Mungkin mereka tahu kami. Dua yang kabur, yakni D dan YN, masih terus kami kejar,” tandas Kompol Budi.

Lebih lanjut dijelaskan kapolsek, aksi para pelaku nyaris berhasil dan tidak diketahui para karyawan karena di tempat tersebut belum dipasangi alarm. Sehingga mereka bisa keluar membawa celana curian dengan mudah.

“Ya karena nggak ada alarm, mereka bisa dengan mudah beraksi. Tapi karena berulang-ulang akhirnya ada karyawan yang curiga. Mereka ini memanfaatkan adanya mal yang masih baru untuk melakukan aksinya. Mereka paham jika mal masih belum lengkap sistem keamanannya,” beber kapolsek.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Kanal Terkait