SATUKANAL.COM
BERITA

Bupati Malang Sanusi Dorong Camat Cari Investor dan Ingatkan Kades Jangan Persulit Pelayanan

Investasi menjadi salah satu perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Tidak hanya bagi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malang sebagai leading sector persoalan investasi saja, tapi seluruh camat pun didorong untuk ikut serta menjadikan wilayahnya sebagai ruang investasi.

Hal ini juga yang dipertegas oleh Bupati Malang Sanusi kepada seluruh camat dalam berbagai kegiatan yang diikutinya. Dengan tegas Sanusi mendorong agar jajarannya di tingkat kecamatan ini untuk mencari investor.

“Camat cari investor dan ajak untuk membangun Kabupaten Malang di wilayahnya masing-masing,” kata Sanusi mendorong seluruh camat untuk berlomba menggaet para investor untuk menanamkan dananya di Kabupaten Malang.

Politikus asal PKB ini juga menyampaikan, bagi para camat yang memiliki keluarga maupun relasi orang-orang penting atau pejabat di pusat, bisa mengajaknya ke Kabupaten Malang. Untuk mengenalkan berbagai potensi wilayah yang ada dan diharapkan bisa menariknya untuk berinvestasi.

Baca Juga :  Kerjasama WCC Dian Mutiara dan Kelurahan Gadingkasri dalam Penyuluhan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

“Karena saat ini dan kedepannya, arah kebijakan semuanya bermuara kepada kepentingan peningkatan perekonomian. Caranya adalah membangun dengan melibatkan para investor juga,” ujar Sanusi yang juga menegaskan agar para camat terus berkreasi dan memanfaatkan jaringan relasi yang dimilikinya.

Selain mendorong para camat untuk menarik para investor masuk ke wilayahnya, Sanusi juga mengingatkan kepada para kepala desa (kades) agar lebih terbuka dan tidak mempersulit proses investasi yang akan masuk.

Pasalnya, masih kata Sanusi, hal tersebut di tahun lalu masih terjadi. Dimana, para investor yang akan masuk merasa kesulitan untuk bisa bertemu kades saat akan mengurus beberapa surat keterangan.

“Karena itu saya ingatkan kepada para kades, jangan mempersulit kedatangan investor. Atau jangan jaga jarak. La wong Bupati saja terbuka dan siap menerima siapapun yang datang,” tegasnya di hadapan para camat dan juga kades.

Baca Juga :  WCC Dian Mutiara Lakukan Penyuluhan Penanganan Permasalahan Kekerasan Perempuan dan Anak

Sanusi juga berharap banyak kepada camat dan kades untuk menjadi pemimpin yang baik di wilayahnya masing-masing serta bisa mengoptimalkan perannya. Sehingga berbagai kemajuan pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat dengan adanya kepemimpinan yang baik dan melayani itu. Begitu pula para investor yang akan masuk ke wilayah tersebut pun bisa dijembatani dengan memberikan pelayanan prima.

Apabila dalam menjalankan kepemimpinan itu, masih ada jajaran dibawahnya yang tidak taat dan loyal. Maka, tegas Sanusi, yang mengibaratkan seorang makmum atas orang-orang di bawah camat atau kades, harus dikeluarkan.

“Makmumnya batal dan harus dikeluarkan. Kalau pemimpin sujud, makmum juga wajib sujud,” pungkas nya.

Kanal Terkait