SATUKANAL.COM
Pengurus Baru Dewan Pendidikan Kabupaten Kediri Dikukuhkan Bupati Kediri
Sembilan orang dewan pendidikan yang dikukuhkan Bupati Kediri di Pendopo Kabupaten Kediri. (FOTO: Kominfo Kabupaten Kediri)
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Bupati Kediri Haryanti, kukuhkan Pengurus Baru Dewan Pendidikan Kabupaten Kediri

SATUKANAL, KEDIRI – Kamis (25/6/2020) kemarin, Bupati Kediri kukuhkan Pengurus Dewan Pendidikan. Pengukuhan yang dilaksanakan Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno di Pendopo Kabupaten Kediri ini untuk periode 2020-2025

Saat kukuhkan Pengurus Dewan Pendidikan Haryanti menyampaikan pada pengurus bahwansanya setelah dilantik, para pengurus harus segera memahami tugas dari Dewan Pendidikan. Hal ini termasuk peran serta untuk membantu pemerintah untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) serta tak acuh terhadap menekan angka putus sekolah.

Baca Juga :  Dianggap Hiraukan NU, Kantor DPC PKB Kabupaten Kediri Disegel Kader dan Banom Muda NU

“Tahun lalu, masyarakat Kabupaten Kediri rata-rata masih 7 tahun mengenyam bangku sekolah. Saya berharap bisa menjadi 9 tahun. Atau bisa lebih baik lagi bila di angka 12 tahun,” ucap Haryanti.

“Saya berpesan agar pendidikan tidak hanya kognitif. Namun ilmu pendidikan agama dan sosial ikut diperhatikan. Harapannya pendidikan bisa membentuk karakter anak didik. Misal guru dalam mengajar tidak hanya ilmu saja namun juga membangun tauladan-tauladan yang akan ditiru oleh murid,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Sujud Winarko berharap dengan adanya Dewan Pendidikan ini bisa meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Kediri. Karena nanti pasti ada masukan , saran dan bimbingan dari Dewan Pendidikan terkait pembangunan pendidikan nyang lebih merata dan memperhatikan berbagai aspek.

Baca Juga :  KPU Kabupaten Kediri Batasi Kedatangan Pendukung di Pendaftaran Bacabup

“Harapannya dengan adanya Dewan Pendidikan ini pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Kediri dapat lebih baik lagi. Karena anggotanya terdiri dari beragam disiplin ilmu, mulai dari akademisi, tokoh masyarakat dan lain-lain,” terang Sujud.

Kanal Terkait