Bupati Ajak Pemuda dari Berbagai Etnis di Jombang Jadi Agen Kontrol Sosial - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Forum pemuda yang dilaksanakan di pendopo kabupaten Jombang.
BERITA Kanal Straight

Bupati Ajak Pemuda dari Berbagai Etnis di Jombang Jadi Agen Kontrol Sosial

Satukanal.com, Jombang – Ajak pemuda untuk bangkitkan sikap kritis, Bupati Jombang, Mundjidah Wahab, harapkan pemuda jadi kontrol sosial dan kekuatan moral.

Hal tersebut ia sampaikan saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang menggelar agenda silahturahmi, sekaligus Pembinaan Kader Muda Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Jombang.

Acara yang bertempat di Pendopo Pemerintah Kabupaten Jombang digelar pada Senin (1/11/2021) dengan tema “Bersama Pemuda Merawat Harmoni Dalam Kebhinekaan” dan dibuka langsung oleh Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab.

Dalam sambutannya melalui acara  , Bupati mengajak para pemuda dari berbagai suku dan agama di Kabupaten Jombang untuk berperan aktif dalam pembangunan.

Pemuda Kabupaten Jombang diharapkan menjunjung tinggi semangat persatuan dan kesatuan, gotong royong dan turut menjaga kondusifitas serta suasana damai guna mewujudkan masyarakat Jombang yang Berkarakter dan Berdaya Saing.

Sebagaimana yang telah yang telah dilakukan oleh para pendiri dan tokoh pejuang dari Kabupaten Jombang. “Banyak tokoh asal Jombang yang perjuangannya sangat luar biasa untuk menjaga keutuhan NKRI. NKRI Harga mati,” ucapnya.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jombang ini juga mengajak para pemuda di Kabupaten Jombang untuk menjadi Pemuda yang tangguh, beriman dan bertaqwa, berakhlaqul karimah. Sebagai para calon pemimpin bangsa, pemuda diharapkan menjauhi berbagai persoalan pengaruh negatif seperti narkoba.

Baca Juga :  Polresta Malang Tetapkan 7 Orang Tersangka Atas Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Pemuda, lanjutnya, diharapkan berperan aktif sebagai kekuatan moral, kontrol sosial dan agen perubahan, dengan menumbuhkembangkan aspek etik dan moralitas, memperkuat iman dan takwa serta ketahanan mental spiritual, meningkatkan kesadaran hukum.

Peran aktif pemuda sebagai kontrol sosial, memperkuat wawasan kebangsaan, membangkitkan kesadaran atas tanggung jawab, hak dan kewajiban sebagai warga negara, membangkitkan sikap kritis terhadap lingkungan dan penegakan hukum, meningkatkan partisipasi dalam perumusan kebijakan publik, menjamin transparansi dan akuntanbilitas akses informasi, memberikan kemudakan akses informasi.

“Peran aktif sebagai agen perubahan. Yakni pendidikan politik dan demokratisasi, sumberdaya ekonomi, kepedulian terhadap masyarakat, Iptek, olahraga, seni dan budaya, kepedulian terhadap lingkungan hidup, pendidikan kewirausahaan dan Kepemimpinan dan kepeloporan,” ungkapnya.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten Jombang, Purwanto. Kemudian, narasumber lainnya adalah Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Jombang Drs. KH. Zaimuddin Wijaya As’ad.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten Jombang, Purwanto menyampaikan, materi Peran Pemuda Dalam Pembangunan Bangsa sebagaimana visi misi Kabupaten Jombang “Membentuk Kabupaten Jombang Yang Berkarakter dan Berdaya Saing”.

Baca Juga :  Atlet Peraih Medali di PON Papua Dapat Hadiah dari Pemkot Blitar

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang, Anwar menuturkan, penyelenggaraan kegiatan Pembinaan Kader Muda Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) masyarakat Jombang yang terdiri dari beberapa suku dan etnis ini bertujuan untuk memperkuat silaturahim.

“Bisa saling melengkapi, menguatkan dan menjaga kondusifitas serta hidup damai bersama untuk meraih kesejahteraan di Kabupaten Jombang,” tandasnya.

Forum ini, dikatakannya diikuti dari berbagai etnis pemuda. Setidaknya, ada 100 orang dari unsur Kader Pemuda Pemudi Suku dan Etnis yang ada di Kabupaten Jombang hadir di kegiatan ini dengan tujuan yang sama untuk menjaga kondusifitas.

“Ada sekitar 100 pemuda perwakilan dari Suku Batak, Minang, Melayu, Sunda, Jawa, Madura, Bali, NTT, Ambon, Tionghoa, Minahasa juga Papua yang terlibat dalam kegiatan ini dalam rangka memperkuat silaturahim, persatuan dan kesatuan serta memberikan pembinaan kepada mereka guna turut menjaga kondusifitas Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : Anggit Puji
Editor : Adinda

 

    Kanal Terkait