Buntut Tuntutan 1 Tahun, Kasus Istri Omeli Suami Mabuk Diambil Alih Kejagung - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Buntut Vonis 1 Tahun Istri Omeli Suami Mabuk, Kini Kasus Diambil Alih Kejagung
Valencya alias Nancy Lim
BERITA Kanal Straight

Buntut Tuntutan 1 Tahun, Kasus Istri Omeli Suami Mabuk Diambil Alih Kejagung

Satukanal.com, Nasional – Valencya alias Nancy Lim dituntut 1 tahun penjara karena dianggap jaksa telah melakukan kekerasan psikis terhadap suaminya sendiri atas nama Chan Yu Ching. Kasus itu bermula saat Valencya mengomeli suami mabuk dan akhirnya berbuntut panjang.

Pada Kamis, 11 November 2021, Valencya sempat menyampaikan keberatannya. Dirinya tidak diterima dituntut 1 tahun penjara karena merasa sebagai korban.

Diketahui, Valencya dianggap jaksa melanggar Pasal 45 Ayat (1) junto Pasal 5 huruf b Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (selanjutnya disebut UU KDRT).

Buntut vonis 1 tahun penjara, kini Kejaksaan Agung (Kejagung) mengambil alih kasus tersebut. Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin telah memerintahkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum melakukan eksaminasi khusus terhadap penanganan kasus ini.

Baca Juga :  5 Kebiasaan Ini Bikin Tubuh Gampang Sakit

Berdasarkan hasil eksaminasi khusus itu, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum menyatakan, dari tahap prapenuntutan sampai tahap penuntutan, baik dari Kejaksaan Negeri Karawang maupun dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, tidak memiliki sense of crisis atau kepekaan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menjelaskan bahwa Kejaksaan Negeri Karawang serta Kejaksaan Tinggi Jawa Barat tidak memahami Pedoman Nomor 3 Tahun 2019 tentang Tuntutan Pidana Perkara Tindak Pidana Umum tanggal 3 Desember 2019 pada ketentuan Bab II pada Angka 1 butir 6 dan butir 7. Serta tidak berpedoman pada Pedoman Nomor 1 Tahun 2021 tentang Akses Keadilan bagi Perempuan dan Anak dalam Perkara Pidana.

Baca Juga :  Pengidap Migrain Sebaiknya Hindari Makanan dan Minuman Ini

Selain itu, Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung akan memeriksa para jaksa yang menangani perkara wanita Karawang ini. Leonard mengatakan pihaknya juga akan menarik Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Jawa Barat ke Kejagung. Hal itu dilakukan, guna memudahkan pemeriksaan oleh Jamwas.

 

 

Editor : Naviska

Kanal Terkait