Bung Edi Minta Pemuda Berperan Lebih dalam Pembangunan Kota Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Bung Edi Minta Pemuda Berperan Lebih dalam Pembangunan Kota Malang

Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko memiliki harapan besar kepada kalangan muda. Pria yang akrab disapa Bung Edi itu pun meminta agar pemuda berperan lebih dalam pembangunan kota yang sudah berusia 105 tahun ini.

Sebagai Kota Pendidikan, menurutnya Kota Malang memiliki segudang potensi yang harus dimanfaatkan. Karena dengan jumlah perguruan tinggi yang banyak, tentu setiap tahun akan selalu ada penambahan jumlah mahasiswa.

Secara otomatis, akan ada banyak inovasi yang dimunculkan anak muda melalui ilmu pengetahuan yang dikembangkan. Sehingga dia berharap ada penelitian yang nantinya dapat mengentaskan permasalahan yang sedang dihadapi Kota Malang.

“Kolabirasi antara pemerintah dan akademisi dalam bidang kesehatan, pendidikan, hingga sarana dan prasarana, termasuk mengatasi banjir dan macet sangat penting,” katanya saat hadir dalam Conference of Youth in Movement 2019, yang berlangsung di Hotel Harris Malang, Sabtu (20/4/2019).

Lebih jauh dia menyampaikan, Pemerintah Kota Malang sangat terbuka terhadap ide dan gagasan yang akan diberikan dan disampaikan kepada pemerintah. Karena potensi yang ada tak mungkin digarap sendiri oleh pemerintah daerah.

“Pemerintah tak dapat sendiri untuk mewujudkan mimpi. Potensi yang dimiliki harus digarap bersama. Sehingga harus ada kolaborasi dan sinergi terutama dengan kalangan akademisi,” paparnya.

Terlebih di era keterbukaan informasi seperti sekarang, yang menurutnya memiliki dampak positif maupun negatif. Hal itu perlu disikapi dengan bijak, agar proses pembangunan tetap berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Teknologi informasi yang berkembang pesat menurutnya tanpa disadari akan mengubah tatanan sosial, politik, hingga ekonomi. Sehingga perlu ada sentuhan dari para pemuda agar teknologi dapat dimanfaatkan dengan baik dalam proses pembangunan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang bermanfaat, semangat berkarya untuk kemajuan pembangunan Kota Malang dan Indonesia. Dimulai dari yang kecil untuk kemajuan Indonesia yang lebih baik lagi,” papar politisi Golkar itu.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesian Future Leader Chapter Malang, Naufal Halmy menambahkan, melalui kegiatan Conference of Youth in Movement 2019 diharapkan pemuda di Kota Malang memiliki peran lebih dalam pembangunan yang dikerjakan.

“Terutama dalam isu ekonomi, lingkungan, dan sosial politik yang jadi konsentrasi kami saat ini,” terangnya.

Sebagai kota terbesar ke dua di Jawa Timur, menurutnya pertumbuhan ekonomi di Kota Malang begitu pesat. Salah satunya dapat dilihat melalui perkembangan kedai kopi dan tempat nongkrong yang banyak dicetuskan oleh anak muda.

Namun sayangnya, masih ada dampak lingkungan yang dirasakan dari pertumbuhan ekonomi tersebut. Salah satunya dalam perkembangan lingkungan di Kota Malang sendiri. Dapat dilihat, saat ini sampah plastik semakin banyak seiring pertumbuhan perekonomian yang dikomandani anak muda.

“Dan melalui kegiatan ini kami harapkan anak muda yang akan membuat usaha baru, seperti cafe misalnya, bisa memperhatikan dampak lingkungan. Misalnya mereka bisa tidak menggunakan botol plastik dan sedotan plastik minimal,” terangnya.

Dia pun berharap, kegiatan yang diikuti oleh kalangan mahasiswa dan siswa SMA ini dapat berlanjut. Bukan hanya sekedar konferensi semata, tapi juga dapat memunculkan kegiatan nyata yang berdampak besar dalam perkembangan di Kota Malang dan Indonesia.

“Ini kegiatan pertama, dan harapannya nanti akan bisa berlanjut melalui kegiatan dan gerakan yang bermanfaat,” tutup Naufal.

Kanal Terkait