Bumil Kini Jadi Prioritas Penerima Vaksinasi Pencegahan Covid-19 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Bumil Kini Jadi Prioritas Penerima Vaksinasi Pencegahan Covid-19
Bupati Mojokerto tinjau pelaksanaan vaksinasi untuk ibu hamil (Foto: Humas Pmekab Mojokerto)
BERITA Kanal Straight

Bumil Kini Jadi Prioritas Penerima Vaksinasi Pencegahan Covid-19

Satukanal.com, Mojokerto – Ibu hamil (Bumil) adalah salah satu target sasaran prioritas program vaksinasi Covid-19 untuk menekan angka risiko penularan, bahkan kematian akibat Covid-19 pada ibu hamil. Hal ini ditetapkan Kementerian Kesehatan melalui Surat Edaran No. HK.02.01/I/ 2007/2021.

Untuk menimalisir resiko tersebut, UPT Puskesmas Kecamatan Puri, menggelar vaksinasi bagi ibu hamil (bumil). Pada kegiatan ini melaporkan jumlah bumil yang akan mengikuti vaksin sebanyak 131 orang. “Bumil Di UPT Puskesmas Puri pagi ini, vaksin kita berikan pada 131 bumil. Jika masih ada sisa vaksin, boleh ditambahkan sasaran lain,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Sujatmiko mengatakan, vaksinasi bumil sangat penting untuk diberikan, mengingat risiko kesakitan dan keparahan bisa ditekan apabila sudah tervaksin.

“Harapannya mengurangi angka kesakitan hingga angka kematian. Beberapa kasus kematian positif Covid-19, terjadi pada orang yang belum divaksin. Namun, 90 persen orang yang sudah tervaksin, terbukti terlindung dari risiko kesakitan dan tingkat keparahan apabila terkena Covid-19,” kata Sujatmiko.

Baca Juga :  Tahun 2022, Pemkot Batu Targetkan Tiap Desa Punya Satu Perpustakaan

Dirinya menjelaskan, Bumil yang bisa divaksin adalah yang usia kandungannya sekitar 13-33 minggu. Sasaran vaksinasi bumil di Kabupaten Mojokerto, nantinya akan ditargetkan bisa 100 persen atau sekitar 4.300 lebih bumil yang ada. Selanjutnya Bupati Ikfina Fahmawati, pada arahannya membeberkan manfaat besar vaksinasi bagi bumil.

Hal tersebut karena Covid-19, menyerang sistem pernafasan sebagai target utama. Bumil membutuhkan kesehatan yang prima termasuk pernafasan yang bagus untuk proses persalinan nantinya. “Bumil wajib sehat. Sistem pernafasan juga harus bagus untuk proses persalinan. Vaksinasi ini sangat penting untuk menekan risiko penularan Covid-19, yang menyerang pernafasan,” ungkapnya.

Ikfina menjelaskan bahwa dulu bumil tidak termasuk prioritas penerima vaksin. Namun untuk mengetahui status kesehatan, agar tidak dicampur dengan yang betul-betul sakit. Sehingga, saat ini bumil dimasukkan sebagai kelompok prioritas penerima vaksin.

Baca Juga :  Menarik! Program Vaksinasi Berbonus Telur Diserbu Warga Kabupaten Blitar

Untuk menghadapi proses persalinan, bumil harus memiliki kondisi kesehatan prima dan pernafasan yang bagus untuk mengejan. Padahal, Covid-19 secara medis diketahui menyerang sistem pernafasan sebagai target utama. Maka dari itu, vaksinasi harus dilakukan untuk menekan risiko tidak diinginkan.

“Bahkan untuk para suami bumil yang belum vaksin, harus segera dan wajib vaksin. Anak usia 12 tahun lebih, bisa segera divaksin. Untuk yang 12 tahun ke bawah, saat ini masih dicarikan solusinya. Ini karena Covid ternyata bisa menyerang siapapun dan usia berapapun,” terangnya.

Sebagai informasi, Bupati Ikfina Fahmawati didampingi Langit Kresna Janitra Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, juga memantau pelaksanaan vaksinasi pencegahan Covid-19 di UPT Puskesmas Jatirejo yang diberikan untuk 61 bumil dan 200 orang warga umum.

 

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait