Branding Jadi Kota Kopi? Ini Rencana BPPD Kota Malang | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Kepala BPPD Kota Malang (Gum)
BERITA

Branding Jadi Kota Kopi? Ini Rencana BPPD Kota Malang

Satuchannel.com, Kota Malang – Belum lama dibentuk, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Malang miliki sejumlah rencana untuk mem-branding kotanya. Salah satu upayanya ialah mem-branding kota malang sebagai kota kopi.

Lewat Kepala BPPD Kota Malang, Gagoek Sunar Prawito mengungkapkan, selain warganya yang gemar mengopi, industri warung kopi di Kota Malang pun tumbuh pesat.

“Hal ini tentu menjadi kesempatan mem-branding kota. Supaya dari nilai pariwisata, Kota Malang identik dengan kopinya”, jelasnya.

Kopi Dampit di salah satu kedai di Kota Malang (Aris)

Ditambahkan Gagoek, branding Malang sebagai Kota Kopi agar para pelaku bisnis kopi, mulai dari hulu sampai hilir saling bekerja sama. Hal ini dimaksudkan karena pelaku industri hilir di Malang sangat banyak, sehingga perlu kesinambungan antara petani kopi dan pelaku bisnis.

Baca Juga :  Satukanal.com Gelar Webinar Guna Persiapan Pilkada Desember 2020 Mendatang

“Selama ini industri hilir selalu menguasai. Harga yang dibeli dari petani kopi kerap dijual sangat tinggi oleh industri hilir. Maka dari itu, para pelaku bisnis dan petani kopi harus saling menyejahterakan”, ungkapnya kepada Satuchannel.com.

Menanggapi hal ini, Gagoek berencana, kedepannya para pelaku atau pegiat bisnis kopi bisa menceritakan proses pembuatannya kepada wisatawan. Jadi, para penikmat kopi tidak hanya sebatas meminum saja.

“Para penikmat juga diceritakan proses dan jenis kopi yang diminumnya agar lebih mengena. Hal ini tentu akan meningkatkan eco-tourism Kota Malang dan menyejahterakan para petaninya juga”, paparnya

Baca Juga :  Gelar Acara Bimtek Musrenbang, Wakil Wali Kota Malang : Kinerja Laskar Perencana Harus Optimal

Terkait langkah yang dilakukan, sejauh ini pihak BPPD telah menggelar banyak acara yang dibingkai dengan nuansa wisata. Misalnya, event ‘Malang Sejuta Kopi’ pada ulang tahun kota Malang bulan april lalu.

“Kegiatan tersebut untuk promosi Malang sebagai Kota Kopi. kami bekerjasama dengan pihak resto dan hotel se – Kota Malang untuk menggratiskan kopi selama 1 bulan penuh kepada wisatawan”, terang Gagoek.

Perlu diketahui sebelumnya, BPPD Kota Malang dilantik pada bulan november 2016, tahun lalu. BPPD sendiri merupakan institusi partnership pemerintah yang independent, berdasarkan UU No. 10/2009. Institusi ini memang baru di Malang dan bergerak khusus di bidang promosi pariwisata daerah. (GUM)

Kanal Terkait