BPBD Kabupaten Kediri Dropping Air Bersih di Desa Tiron | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BPBD Berupaya Menangani Kekeringan di Kabupaten Kediri
ADVERTORIAL HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

BPBD Kabupaten Kediri Dropping Air Bersih di Desa Tiron

SATUKANAL.com, KEDIRI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri, melakukan Dropping air bersih di Dusun Sumber Bendi, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Rabu (28/10/2020).

Dropping dilakukan karena sumber air yang ada di desa tersebut mengalami penurunan debit air. Sehingga mengakibatkan masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Penyebab kurangnya debit air di lokasi terdampak, selain kemarau ada dugaan ada alih fungsi lahan di Lereng Wilis. Namun perlu kita kroscek kembali,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik, Jhohans Maras Ponda kepada Satukanal.com, Rabu (28/10/2020).

Ia mengungkapkan, kegiatan dropping air ini dilakukan sejak 21 Oktober untuk hari ke depan. Dalam satu hari BPBD menyiapkan sebanyak 12 Liter untuk kegiatan dropping air tersebut.

Baca Juga :  GP Anshor Kabupaten Kediri, Berkomitmen Sinergi Menjaga NKRI

Dikatakan Johans, debit air yang ada di Sumber Rau-rau mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Padahal, seluruh warga Dusun Sumber Bendo menggunakan sumber air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Jhohans juga menyebutkan, di wilayah Kabupaten Kediri masih banyak yang berpotensi mengalami penurunan debit air dan berdampak kekurangan air bersih.

“Untuk potensi kekeringan sebenarnya ada banyak, dan ada beberapa titik memang yang diakibatkan alih fungsi lahan ini. Tapi saat ini yang terdampak masih di Dusun Sumber Bendo,” tuturnya.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Kediri berupaya untuk melakukan penanganan secara tepat.

Dalam jangka dekat, akan dilakukan penanganan seperti dropping air bersih seperti saat ini. Dan dilanjutkan untuk jangka menengah, melakukan pembuatan sumur air di masing-masing titik potensi kekeringan. Selanjutnya untuk jangka panjang akan mengupayakan Reboisasi di Lereng Wilis.

Baca Juga :  Pemkot Kediri Keluarkan SE Sekolah Daring di TA 2020/2021

“Untuk jangka panjang akan dilakukan reboisasi, ini sangat perlu. Kalau sudah pengadaan sumur air dalam tanpa reboisasi, pasti nantinya akan berkurang lagi untuk¬† debit air. Hal tersebut untuk menjaga debit air,” terang Jhohans.

Sarpan (50 Tahun) salah satu warga Dusun Sumber Bendo, mengaku mengalami kesulitan air ini sejak Tiga bulan lalu. Dirinya setiap hari mengambil air di Sumber Rau-rau sebanyak 5 jirigen besar. Itupun masih dirasa sangat kurang untuk keperluan sehari-hari.

“Alhamdulillah dibantu air dari Pemerintah Kabupaten ini. Saya berharap dilanjutkan terus untuk Droopping air, agar kami tidak kekurangan,” terangnya.

Pewarta : Anis Firmansyah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait