Bosan Kala PPKM, Budidaya Ikan Jadi Pilihan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Bosan Kala PPKM, Budidaya Ikan Jadi Pilihan
Saiful, Pembudidaya Ikan di Jombang (Foto: Yulsa Zenna/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Bosan Kala PPKM, Budidaya Ikan Jadi Pilihan

Satukanal.com, BatuPemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tidak kunjung usai akibat pandemi Covid-19 membuat masyarakat kian jengah. Berbagai alternatif aktivitas jadi pilihan. Salah satunya budidaya ikan.

Tidak banyak yang tahu, ternak ikan nyatanya mampu meraup keuntungan besar bagi peminatnya. Seperti pembudidaya ikan di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Saiful. Ia mengungkapkan jika peminat ikan kini melambung pesat.

Sebelum pandemi melanda, omset normal yang didapatnya hanya Rp 600 ribu/hari, kini Saiful bisa meraup omset fantastis hingga Rp 3 juta dalam sehari. Bahkan, benih  yang diambilnya seminggu sekali kini bisa menjadi 3 hari sekali.

Tidak tanggung-tanggung, jika dikalkulasikan dalam sebulan, sebanyak 4 ribu benih diambilnya dari Kota Kediri. Jenis ikan yang diambil pun beragam, mulai dari ikan konsumsi seperti nila merah, bawal, patin, dan lele. Hingga, ikan hias dengan warna yang beragam.

Baca Juga :  101 Pelajar Kota Malang Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19, Dinsos Turun Tangan


Pria yang pernah menjadi petani kembang itu juga menjelaskan, untuk mendapatkan hasil budidaya unggulan membutuhkan waktu selama 4 hari. Mulai dari memilih, menebar benih, pemeliharaan, karantina mencegah hama, hingga panen.

Dia menambahkan dari 4 ribu benih yang diambilnya, tidak semua bisa berhasil. Hanya 15 persen benih saja yang bisa dijual. Sedangkan, harga per benih yang dijualnya pun cukup terjangkau yakni seribu rupiah saja.

Benih ikan nila merah menjadi benih yang paling banyak peminatnya. Bahkan, dari keterangan Saiful satu orang bisa membeli lebih dari 100 ekor. Meski begitu, bukan berarti benih ikan lain sepi peminat. Benih ikan lele menurutnya juga meledak di pasaran.

Baca Juga :  Wabup Apresiasi Yayasan Bani Hasyim Soal Prokes Pendidikan

Saiful kini juga tengah merambah budidaya lobster. Meski terbilang tidak mudah, penjualan lobster hasil tangkarannya pun juga tidak main-main. Dalam kurun waktu 2 minggu, lobster miliknya terjual sebanyak 1000 ekor.

Lebih lanjut, Saiful mengatakan bahwa ada hikmah di balik pandemi yang bisa diambil. Omsetnya bisa melejit. Walapun begitu, ia tetap berharap keadaan segera pulih dan tidak mengurani minat masyarakat terhadap ikan.

 

 

Pewarta : Mandalika Naurah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait