BOR Turun Hingga 70%, Kabupaten Blitar Berada di PPKM Level 3 - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BOR Turun Hingga 70%, Kabupaten Blitar Berada di PPKM Level 3
RSUD Ngudi Waluyo Kabupaten Blitar (Foto: Dokumentasi RSUD Ngudi Waluyo)
BERITA Kanal Straight

BOR Turun Hingga 70%, Kabupaten Blitar Berada di PPKM Level 3

Satukanal.com, Blitar – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2-4 di wilayah Jawa-Bali resmi diperpanjang hingga 23 Agustus 2021. Meski aturan PPKM kembali diperpanjang, ada beberapa kabupaten/kota yang keluar dari PPKM level 4.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 34 Tahun 2021, Kabupaten Blitar merupakan salah satu wilayah turut mengalami tren penurunan angka penyebaran Covid-19 dan kini berada pada PPKM Level 3.

Sementara itu, penurunan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Blitar ditunjukan dengan penurunan Bed Occupancy Rate (BOR).

Dalam satu minggu ini, BOR di RSUD Ngudi Waluyo mengalami penurunan secara drastis sebesar 70%. Pernyataan tersebut diungkapkan dr Endah Woro Utami selaku Direktur dari RSUD Ngudi Waluyo.

Baca Juga :  Mahasiswa FTP UB Manfaatkan Piperin di Cabai Puyang sebagai Balsam untuk Nyeri Otot

Selain itu, kondisi IGD di Rumah sakit tersebut juga nampak mulai longgar. Sedangkan diawal penerapan PPKM level 4 lalu, sempat terjadi penumpukan pasien Covid-19.

Kapasitas ruang IGD pasien Covid-19 di RSUD Ngudi Waluyo sebanyak 20 bed. Namun jika membludak bisa dinaikkan menjadi 30 bed.

Pihaknya memastikan saat ini sudah mulai stabil. Dimana hingga 10 Agustus 2021 hanya ada 17 pasien Covid-19 yang dirawat di IGD. Sedangkan pasien yang dirawat diruang rawat inap sebanyak 116. Kapasitasnya sendiri disediakan 150.

Adanya penurunan tersebut, Bupati Blitar Rini Syarifah berpesan pada HUT RI ke-76 untuk melawan Covid-19 ini dengan semangat gotong royong dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Tahun ini merupakan tahun kedua bangsa Indonesia memperingati hari kemerdekaan Indonesia pada masa pandemi Covid-19. Mengingat musuh terbesar kita saat ini adalah Covid -9. Perjuangan melawan Covid-19 tidaklah ringan karena tidak kasat mata,” jelas Mak Rini sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Support Lumbung Padi, Pemkab Blitar Dorong Produktifitas Para Petani

Saat ini pemerintah pusat sampai pemerintah daerah sedang berusaha keras mengatasi krisis tersebut melalui upaya pencegahan Covid-19 yang semakin meluas.

Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi kabupaten Blitar pada tahun 2020 akibat pandemi mengalami minus 2,29%. Sedangkan, target pertumbuhan ekonomi tahun 2021 ini ada pertumbuhan sebesar 2,17 persen.

Sedangkan untuk Indeks kepuasan masyarakat pada tahun lalu sebesar 80,94% dan target pada tahun 2021 ada kenaikan yakni 81,94%.

 

 

Pewarta : Viska
Editor : Adinda

Kanal Terkait