SATUKANAL.COM
Haramkah Pakai Masker Saat Salat di Tengah Pandemi Covid-19?
Bolehkah pakai masker saat Salat? (Ilustrasi : SATUKANAL.com)
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Bolehkah Pakai Masker Saat Salat di Tengah Pandemi Covid-19?

SATUKANAL, NASIONAL – Apakah diperbolehkan pakai masker saat salat? Mungkin bagi yang beragama Islam akan mempertanyakan hal ini disaat pandemi Covid-19 melanda.

Pertanyaan ini muncul karena Pemerintah diketahui akan menerapkan new normal di beberapa daerah di tengah-tengah pandemi Covid-19.

Maksudnya new normal ini adalah kondisi di mana masyarakat memungkinkan untuk hidup berdampingan dengan Covid-19 namun dalam keadaan tetap aman dan produktif.

Terkait hal itu, beberapa tempat ibadah pun akan siap dibuka untuk masyarakat melakukan ibadah salat berjamaah.

Kendati demikian, pemerintah tetap menganjurkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya dengan tetap mengenakan masker.

Salat mengenakan masker memang sempat disinggung oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca Juga :  Polresta Kediri Jalankan Operasi Yustisi Sasar Pengguna Jalan Tak Patuh Protokol

“Bisa salat dengan masker,” ujar Sekretaris Komisi Fatwa MUI atau Majelis Ulama Indonesia DR HM Asrorun Ni’am Sholeh MA dikutip melalui detik.com.

Protokol kesehatan itu juga tercantum di surat edaran yang diterbitkan oleh Kementerian Agama.

“Menggunakan masker/masker wajah sejak keluar rumah dan selama berada di area rumah ibadah,” tulis SE nomor 15 tahun 2020.

Lantas bagaimana hukum sebenarnya pakai masker saat Salat dalam Islam?

Diketahui, masker digunakan dengan menutup area wajah pada bagian hidung hingga mulut. Hal itu bertujuan untuk menurunkan risiko penyebaran virus Covid-19.

Menutup wajah disinggung di salah satu hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang berbunyi.

Baca Juga :  Menko PMK Apresiasi Pengadaan Mesin PCR di RS Kabupaten Kediri

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُغَطِّيَ الرَّجُلُ فَاهُ فِي الصَّلَاةِ

Artinya: “Rasulullah SAW melarang seseorang menutup mulutnya ketika salat.” (HR Ibnu Majah)

Namun, beberapa ulama memutuskan dan sepakat jika masker bisa digunakan dalam keadaan tertentu dengan alasan yang kuat.

Tertulis dalam bukunya Al-Muhadhab, Imam Al-Shirazi juga mengizinkan wajah ditutup seperti yang dilakukan Imam Al-Nawawi.

Dilansir melalui laman Dar Al-Iftaa Al-Missriyyah, dicontohkan pada jamaah haji yang juga menggunakan masker supaya tidak tertular penyakit.

Karena diketahui, virus bisa tertular melalui udara atau tetesan air liur. Kondisi itulah yang membuat masker sudah menjadi kebutuhan dan tak bisa diganti dengan yang lain untuk tetap menjaga kesehatan.

Kanal Terkait