BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan 2021 Segera Cair. Begini Syaratnya | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan 2021 Segera Cair. Begini Syaratnya
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan 2021 Segera Cair. Begini Syaratnya

SATUKANAL.com, NASIONAL– Bantuan langsung tunai (BLT)  subsidi gaji bagi pekerja BPJS ketenagakerjaan mulai disalurkan. Untuk program bantuan sosial masyarakat terdampak covid-19 tersebut pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 triliun.

Sebelumnya, pada 4 Januari 2021 kemarin terdapat tiga bantuan langsung tunai yang mulai disalurkan yaitu Program keluarga harapan (PKH), Program Sembako dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Sedangkan untuk program Kartu Prakerja, Diskon Listrik, BLT Subsidi Gaji, Banpres BPUM UMKM sedang memasuki proses penyaluran.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan penyaluran bantuan-bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji BPJS ketenagakerjaan diperpanjang hingga tahun 2021. Penyaluran bantuan termin 3 tahap 1 ini sedang menunggu kajian dari lembaga terkait.

Meski demikian, tidak semua pekerja bisa menerima bantuan ini. Pasalnya, karyawan yang merasa berhak dan mendapat bantuan subsidi gaji BPJS ini belum tentu juga bisa menerima bantuan BPJS Ketenagakerjaan. Ada kemungkinan terdapat pekerja yang tidak menerima bantuan ini di tahun 2021.

Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan BLT subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan bisa diterima para pekerja yang berhak menerima bantuan.

Baca Juga :  Pemkab Kediri, Lakukan Peninjauan Operasional RS Darurat Nuraini Pare

Berikut syarat yang harus dipenuhi untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan yakni:

  • WNI, dibuktikan dengan NIK KTP aktif
  • Pekerja aktif yang menerima gaji perbulan
  • Terdaftar sebagai penerima manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2020.
  • Memiliki rekening aktif
  • Memiliki gaji per bulan di bawah Rp 5 juta.
  • Bukan ASN, TNI/Polri

Sementara itu, Untuk mengetahui apakah NIK KTP terdaftar sebagai penerima BLT tersebut, pekerja bisa mengecek melalui aplikasi BPJS Ketenagakerjaan atau Whatsapp adalah sebagai berikut :

  • https://kemnaker.go.id
  • Login melalui BPJSTK Mobile
  • Login melalui website: sso.bpjsketenagakerjaan.go.id
  • Melalui SMS. Anda bisa mengetik di layar HP Anda “DAFTAR(spasi)SALDO#Nomor peserta#NAMA#Tanggal lahir#Nomor peserta#Email (jika ada), kemudian kirim SMS ke 2757. Untuk tanggal lahir, gunakan format dd-mm-yy
  • Melalui WhatsApp. Anda bisa mengeceknya lewat nomor 08119115910 atau +62 885-1500910.

Lebih lanjut dikatakan bahwa per 14 Desember 2020, jumlah pekerja yang sudah menerima bantuan BLT Subsidi  Upah (BSU) senilai Rp 600 ribu saat ini telah mencapai 93,34 persen atau sebesar Rp 27,96.

Baca Juga :  WHO Ungkapkan Penting Untuk Mengetahui Asal Usul Virus Corona. Begini Alasannya

Penyaluran bantuan terbagi ke dalam dua termin yaitu pertama, Menaker sudah menyalurkan bantuan kepada 12,26 juta orang (98,86 persen) dengan nilai sebesar Rp14,71 triliun. Kemudian, BLT BPJS Ketenagakerjaan termin kedua, telah tersalurkan kepada 11,04 juta orang (89 persen) dengan nilai sebesar Rp13,2 triliun.

Sementara itu, Dari data BPJS Ketenagakerjaan mencatat, masih ada 154.887 pekerja yang belum menerima bantuan karena terkendala sejumlah masalah. Adapun masalah yang biasa terjadi karena pekerja belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan rekening bank sudah tidak aktif.

Bagi Karyawan yang merasa memenuhi syarat namun belum dapat bantuan ini sebaiknya segera lapor ke manajemen perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Perihal tersebut, Kemnaker juga sudah membuka saluran pengaduan bagi pekerja yang merasa berhak menerima bantuan tetapi belum juga menerima uang bantuan tersebut. Sebagai informasi, karyawan yang memenuhi syarat akan dapat bantuan Rp2,4 juta dalam dua termin pencairan. Masing-masing termin sebesar Rp1,2 juta per dua bulan.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait