BI Kediri Siapkan Uang 2,76 T Untuk Ditukar - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BI Kediri Siapkan Uang 2,76 T Untuk Ditukar
BERITA Kanal Highlight

BI Kediri Siapkan Uang 2,76 T Untuk Ditukar

SATUKANAL.com, KEDIRI – Mendekati Hari Raya Idul Fitri tahun 2021, Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Kediri menyiapkan uang layak edar (ULE) sebanyak Rp 2,76 Triliun untuk ditukar oleh masyarakat. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2020.

Kepala KPwBI Kediri, Sofwan Kurnia mengatakan, dana tersebut dipersiapkan baik untuk penarikan perbankan maupun kegiatan kas keliling wholesale kepada perbankan.

Adapun penukaran uang akan dilayani melalui perbankan di 83 kantor cabang yang tersebar di seluruh wilayah kerja. “Penukaran uang layak edar dapat juga dilakukan secara kolektif dengan mekanisme penarikan melalui tabungan yang didahului dengan konfirmasi melalui form http://bit.ly/permohonanuang2021,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, BI juga melakukan percepatan dan perluasan penukaran uang pecahan Rp 75.000. Masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran UPK 75 menggunakan 1 KTP untuk mendapatkan penukaran 100 (seratus) lembar, dan dapat kembali melakukan penukaran pada hari yang berbeda.

Adapun input data pemesanan penukaran dilakukan langsung oleh masyarakat pada PINTAR yang dapat diakses melalui https://pintar.bi.go.id/.

Baca Juga :  Dipercaya Mencegah Covid-19, Penjualan Jamu Herbal di Kediri Laris Manis

Sementara itu, penukaran Uang Tidak Layak Edar (UTLE) oleh masyarakat dilayani setiap hari Kamis sebagaimana jadwal operasional KPwBI Kediri.

“Kami mengimbau agar masyarakat senantiasa melakukan penukaran ULE di loket perbankan agar terhindar dari risiko uang palsu. KPwBI Kediri juga menjamin tidak ada fee untuk penukaran ULE yang dilakukan melalui loket resmi perbankan,” katanya.

Sofwan melanjutkan, dengan adanya pandemi COVID-19 yang masih terjadi, masyarakat diimbau untuk senantiasa bertransaksi menggunakan sarana pembayaran non-tunai dalam bertransaksi. Masyarakat dapat memanfaatkan internet dan mobile banking untuk bertransaksi dalam nominal besar.

Sementara untuk nominal ritel, masyarakat dapat menggunakan QRIS untuk bertransaksi. “QRIS bukan aplikasi baru, namun merupakan salah satu fitur metode pembayaran yang terintegrasi melalui satu standar QR yang dibangun bersama BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) melibatkan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) bank maupun non-bank (seperti LinkAja, GoPay, OVO, Dana, dsb). Dengan adanya QRIS, masyarakat terhindar dari risiko uang palsu, tidak perlu uang kembalian, serta memudahkan pencatatan transaksi,” katanya.

Baca Juga :  PPKM Darurat Berlanjut, Polisi: Tingkat Kepatuhan Warga Kota Kediri Sangat Tinggi

Selain pelayanan penukaran uang, KPwBI Kediri bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Kediri akan menyelenggarakan Operasi Pasar Murni (OPM) pada tanggal 27-30 April 2021 dan 3-4 Mei 2021 di berbagai titik di Kota Kediri. Komoditas yang disediakan dalam OPM tersebut antara lain beras, gula, telur, minyak yang dijual dengan harga di bawah harga pasar untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Mengingat tren tingginya konsumsi masyarakat jelang hari raya keagamaan, KPwBI Kediri juga menghimbau seluruh masyarakat untuk bijak dalam berbelanja agar tidak memicu kenaikan inflasi yang tinggi. Melalui inflasi yang terjaga, masyarakat akan semakin sejahtera.

 

 

Pewarta M. Ubaidhillah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait