Besok, KPK Masih Lanjut Estafet Panggil Saksi Korupsi Di Kota Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Besok, KPK Masih Lanjut Estafet Panggil Saksi Korupsi Di Kota Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap saksi dalam kasus korupsi di Kota Malang sejak Selasa (9/4/2019) kemarin. Berdasarkan informasi yang diterima Kami, proses pemeriksaan itu akan kembali dilaksanakan hingga Kamis (11/4/2019) besok.

Sementara di hari ke dua ini, Rabu (10/4/2019) lembaga antirasuah itu dijadwalkan memeriksa 14 saksi dalam proses pendalaman korupsi APBD-Perubahan Kota Malang Tahun Anggaran 2015. Sejak pagi, sederet pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Malang pun tampak memenuhi panggilan di Aula Polresta Malang.

Diantaranya Dahat Sihbagyanto Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang DPUPR Kota Malang 2015, Mulyono Sekretaris DPRD Kota Malang, Sulthon sekertaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kota Malang.

Baca Juga :  Pokdarwis Kampung Gribig Religi Lestarikan Tradisi Bubur Sapar

Kemudian Hadi Santoso mantan Asisten Dua Pemkot Malang, Nur Rahman Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Malang (2015), Nunuk Seri Rushgianti Sekertaris Disperkim, Ajeng Prihatin Wilujeng Sekertaris Dinas Perdagangan, hingga Oemy Sugiati istri mantan Ketua DPRD Kota Malang, M Arief Wicaksono.

Usai menjalani pemeriksaan, sebagian besar saksi menyampaikan kepada awak media bahwa ia dipanggil sebagai saksi untuk tersangka baru yaitu mantan Sekretaris Daerah Kota Malang, Cipto Wiyono.

“Ditanyai sama seperti sebelumnya, saya sebagai saksi. Waktu itu saya sebagai asisten dua Pemerintah Kota Malang,” terang Hadi Santoso pada wartawan.

Hal senada juga disampaikan Nur Rahman, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Malang (2015). Dia menyampaikan jika pemanggilan terhadap dirinya itu masih berkaitan dengan APBD-Perubahan Kota Malang TA 2015.

Baca Juga :  Aglomerasi Jadi Sebab Malang Stay di Level 4

Sementara itu, Oemy Sugiati yang juga istri mantan Ketua DPRD Kota Malang, M Arief Wicaksono enggan memberikan komentar pada wartawan. Saat keluar dari ruang pemeriksaan, perempuan berhijab itu langsung berjalan menuju kendaraan dengan tanpa menjawab pertanyaan wartawan.

Dengan mengenakan masker atau penutup wajah, Oemy hanya menggelengkan kepala saat mendapat pertanyaan dari awak media. Sedangkan beberapa hari sebelumnya, surat pemanggilan atas nama dirinya sempat beredar di pesan singkat WhatsApp. Dalam surat itu disebutkan jika ia dipanggil sebagai saksi tersangka Cipto Wiyono. 

Kanal Terkait