Bertambah, Dua Narapidana Terorisme Menghuni Rutan Kelas 2A Kediri | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Bertambah, Dua Narapidana Terorisme Menghuni Rutan Kelas 2A Kediri
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Bertambah, Dua Narapidana Terorisme Menghuni Rutan Kelas 2A Kediri

SATUKANAL.com, KEDIRI – Seorang narapidana kasus terorisme dipindahkan dari Rutan Cikeas Jakarta, menuju Rutan Kelas 2A Kediri, Kamis (17/12/2020).

Terpidana kasus terorisme bernama Sultoni, mendapat pengawalan ketat oleh belasan personil gabungan bersenjata lengkap terdiri dari Brimob, Densus 88 anti teror, dan petugas pengamanan Lapas. Dirinya telah divonis oleh Pengadilan Jakarta Selatan selama empat tahun penjara.

“Selama ini ada satu napi terorisme yang menjalani masa hukuman di Lapas Kelas 2A Kediri. Dengan kedatangan terpidana Sultoni, maka jumlah napi terorisme menjadi dua orang,” kata Humas Lapas Kelas 2A Kediri, Chandra Dicky Triyono, Kamis (17/12/2020).

Baca Juga :  UMKM Mendominasi Angkutan Barang KA Logistik

Narapidana Sultoni alias Dzaki Bin Warmi, telah divonis pada tanggal 15 Mei 2019 lalu, menjalani hukuman sampai pada tanggal 15 Mei 2023 mendatang. Hukuman tersebut disebabkan keterlibatan dirinya dengan jaringan terorisme kelompok Fiqih Abu Hamzah di wilayah Tegal, Jawa Tengah tahun 2004.

Narapidana berusia 39 tahun, asal Desa Grobok Kulon, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, berperan sebagai donatur gerakan terorisme. Menurut pihak Lapas, terpidana akan ditempatkan di sel tahanan khusus dengan penjagaan ketat.

Baca Juga :  Gabungan Kepolisian, Lakukan Sterilisasi Anti Teror di 8 Gereja Kota Kediri

“Selama menjalani penahanan, terpidana akan dibimbing agar mengakui Pancasila dan NKRI,” ucap Chandra.

Dalam proses pengamanan Lapas, Chandra juga telah memastikan seluruh tahapan dilakukan melalui protokol kesehatan. Tentunya, terpidana Sultoni juga telah memalui proses tahapan Rapid test.

“Semua pegawai lapas disini itu juga menjalani rapid tes, tentu Napi yang masuk ini juga akan melakukan yang sama,” tutupnya.

 

 

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait